Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The effect of social media usage and the quality of information from the instagram account @DITJENPAJAKRI on the fulfillment of tax information needs of PKN STAN students Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Maharani, Arya Putri; Nagara, Devitama Patria; Gumilang, Gabiela; Sutanto, Meithasya Putri; Setiawan, Prayoga; Utomo, Rachmad
Educoretax Vol 4 No 11 (2024)
Publisher : WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/educoretax.v4i11.1186

Abstract

This study aims to analyze the influence of Instagram social media usage and the information quality of the @ditjenpajakri account on fulfilling the tax information needs of PKN STAN students. Using a quantitative method with a survey approach, data were collected from 97 active PKN STAN students through a questionnaire. The analysis results indicate that social media usage and the information quality of @ditjenpajakri significantly influence the fulfillment of PKN STAN students' tax information needs, with an F-test value of 0.0000. The four social media indicators—context, communication, collaboration, and connection—were well-rated by respondents, who agreed that these factors effectively meet their information needs. Most respondents agree that the content uploaded by @ditjenpajakri meets the criteria for high-quality information, including accuracy, timeliness, relevance, and completeness. It is expected that the Directorate General of Taxes will maintain and improve the quality of content on Instagram, particularly in terms of accuracy, timeliness, and relevance of information.
Potensi Ibu Kota Nusantara (IKN) Sebagai Katalisator Pemerataan Ekonomi Di Indonesia Simanjuntak, Johana Veronika; Muhammad, Fadhal; Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Raihannah, Nur Ashilah; Bakti, Herman Seato Graha Putra
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.801

Abstract

Pemindahan ibukota negara menjadi fokus global untuk meningkatkan keberlanjutan pembangunan dan pemerataan ekonomi. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar, menghadapi ketimpangan antarwilayah yang signifikan. Sebagian besar penduduk dan kegiatan ekonomi terpusat di Pulau Jawa, menyebabkan ketimpangan regional yang signifikan. Jakarta, sebagai pusat pemerintahan, mengalami masalah kepadatan penduduk, polusi, dan kemacetan, yang merugikan secara ekonomi. Pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur diharapkan merangsang pertumbuhan ekonomi di luar Jawa dan meratakan pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur review untuk menganalisis dinamika pemindahan ibukota Indonesia dalam konteks pemerataan pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan Ibukota Negara (IKN) memiliki peluang dan tantangan, termasuk meningkatkan konektivitas wilayah, menjaga iklim investasi, dan mengantisipasi dampak sosial negatif. Dengan mengoptimalkan peluang dan mengelola tantangan dengan baik, pemindahan ibukota berpotensi menjadi katalisator pemerataan ekonomi di Indonesia.
Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan Di Pulau Sumatera Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Muchtar, Masruri; Robinson Sihombing, Pardomuan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.684

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan isu global yang memengaruhi banyak negara, termasuk Indonesia. Negara-negara tersebut merasa perlu mengatasi tantangan ini untuk melindungi kesejahteraan masyarakatnya. Oleh karena itu, analisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan yang tinggi menjadi krusial dalam merancang kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan di Pulau Sumatera pada periode 2012-2022. Variabel independen yang digunakan melibatkan jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), persentase penduduk miskin, dan Upah Minimum Provinsi (UMP). Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan menggunakan model random effect (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan persentase penduduk miskin memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sementara itu, jumlah penduduk dan UMP memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sementara IDG tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Implikasinya, pemerintah perlu merancang kebijakan yang dapat mengurangi jumlah penduduk miskin, menetapkan UMP secara tepat guna dan peningkatan kualitas serta pemerataan pertumbuhan penduduk mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan.
DAMPAK BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN DI INDONESIA Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Setiawan, Prayoga
JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI
Publisher : Unit Penerbitan Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpbc.v9i1.3181

Abstract

This research aims to examine the influence of the safeguard policy, exchange rates, and market share on the import volume of fabric products. The study uses monthly data from January 2019 to November 2022, covering the period before the safeguard policy until its completion. The regression model used is General Least Square with Panel-Corrected Standard Errors (PCSE) scheme. The results show that the safeguard policy and exchange rates have a significant negative effect on import volume, while market share has a significant positive effect on import volume. The implementation of the safeguard policy raises suspicions of trade diversion and circumvention in the importation of fabric products. The implication of this research is that the government can utilize the safeguard policy to protect domestic industries from the influx of imported goods while still encouraging domestic industrialization in that sector. Keywords : Safeguard. Fabric, Policy, Industrialization