Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Brand Positioning dalam Bisnis Digital: Literature Review Taroreh, Stefen R. A.; Makhfudi; Kairupan, Feyne Maria; Takaliuang, Noldy
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/me0zna76

Abstract

Konsumen di era informasi saat ini memiliki akses yang tidak terbatas terhadap informasi, dimana peran digital branding di zaman sekarang tidak bisa diabaikan, mengingat konsumen modern menghabiskan sebagian besar waktu mereka secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi tren terkini dalam strategi brand positioning yang relevan dengan konteks digital, berdasarkan penelitian-penelitian yang telah ada. Metode: Penelitian ini menggunakan model studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa Personalization at Scale dapat meningkatkan pendapatan dan efisiensi pemasaran hingga 15%, dengan personalisasi yang tepat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, namun dengan tantangan privasi data yang membutuhkan transparansi dan etika. Storytelling Digital efektif untuk engagement dan recall merek, namun memerlukan autentisitas dan relevansi. Visual dan Video Branding menawarkan engagement yang tinggi, namun produksi konten memerlukan investasi signifikan. Ethical and Sustainable Positioning semakin penting untuk konsumen modern, terutama generasi muda, dengan kebutuhan akan transparansi dan bukti nyata. AI dan Big Data revolusi branding dengan pemahaman konsumen yang lebih mendalam dan penyesuaian real-time, tetapi menuntut tanggung jawab etis dalam privasi data. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi branding modern dalam konteks digital membutuhkan integrasi antara personalisasi, storytelling, visual branding, etika, dan teknologi seperti AI dan big data. Meskipun strategi ini membawa manfaat yang signifikan, tantangan terkait privasi, autentisitas, dan etika harus dihadapi dengan kebijakan yang jelas dan transparan untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan jangka panjang.