Maskot yang unik dan menarik dapat mempengaruhi persepsi anak-anak dalam koneksi emosional, dan memotivasi keterlibatan mereka dalam aktivitas belajar. Dengan menjadi simbol yang dapat diidentifikasi dan diandalkan, maskot membantu menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan mendukung untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, khususnya dalam bidang pendidikan yang merupakan hal yang penting. Selain aspek visual, penting juga untuk memastikan bahwa desain karakter maskot yang baik harus menggambarkan nilai-nilai serta misi dari afiliasi yang diwakilinya. Dengan menjadi sumber inspirasi dan motivasi, maskot dapat menjadi ikatan yang menghubungkan berbagai stakeholder dalam komunitas pendidikan. Selain itu, maskot menciptakan kesempatan untuk interaksi yang positif dan memperkaya pengalaman belajar anak-anak. Desain maskot tidak hanya sekedar menjadi karakter dari suatu brand namun dapat menjadi wadah pendidikan yang dapat diaplikasikan dalam penggunaannya dalam pengedukasian untuk anak-anak usia dini. Tentunya dengan penyederhanaan bentuk, pemilihan warna dan sifat antropomorfisme yang diimplementasikan dalam desain maskot membuat konsumen lebih mengingat maskot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakter antropomorfik rubah yang menjadi ikon dari afiliasi Pinkfong terhadap pendidikan anak usia dini, khususnya melalui konten pengetahuan dasar seperti alfabet, angka, dan materi pembelajaran lainnya. Karakter ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol visual yang menarik, tetapi juga sebagai medium pendidikan yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini mengevaluasi kontribusi maskot dalam mendukung pembelajaran, baik dari segi keterlibatan emosional maupun daya tarik visual. Dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini memberikan wawasan mengenai peran karakter ikonik dalam pendidikan anak dan dampaknya melalui media digital.