Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, rendahnya minat belajar matematika siswa dan lingkungan keluarga siswa yang berbeda-beda. Rumusan masalah penelitian ini adalah: apakah terdapat pengaruh signifikan lingkungan keluarga dan minat belajar secara simultan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas SMPN 4 Lubuk Basung sebanyak 2 kelas yang berjumlah 54 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel populasi karena kurang dari 100. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket lingkungan keluarga dan minat belajar serta menggunakan soal tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi lingkungan keluarga terhadap hasil belajar yaitu Y = + X1 dengan nilai koefisien korelasinya 0,478 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup dan koefisien determinan sebesar KD = 22,801%. Uji kebermaknaan regresi diperoleh > disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Persamaan regresi minat belajar terhadap hasil belajar diperoleh Y = +X2 dengan nilai koefisien korelasinya 0,523 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup dan koefisien determinan sebesar KD = 27,334%. Uji kebermaknaan regresi diperoleh dan disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Persamaan regresi berganda diperoleh Y= +X1 + X2 dengan nilai koefisien korelasi yang didapat sebesar 0,562 ini menunjukkan kekuatan hubungan cukup dan koefisien determinan sebesar KD = 31,615%. Uji kebermaknaan regresi diperoleh > disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan lingkungan keluarga dan minat belajar secara simultan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.