Halawa, Pisces Alfred Dorifman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS PADA SISWA SMA NEGERI 19 MEDAN Simangunsong, David M.T; Halawa, Pisces Alfred Dorifman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31463

Abstract

Human Immunideficiency Virus (HIV) merupakan virus golongan RNA yang spesifik menyerang imunitas atau sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menyebabkan Acquired Immune Deficienc Syndrome (AIDS). Berdasarkan hasil laporan Kementerian Kesehatan RI terjadi peningkatan jumlah kasus infeksi HIV pada usia 15 hingga 19 tahun dimana jumlah remaja yang terinfeksi HIV di Indonesia semakin meningkat, dengan prevalensi sekitar 3,2-3,8% setiap tahunnya. Provinsi Sumatera Utara menduduki urutan keenam penyumbang kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia, dengan jumlah kasus HIV/AIDS sebanyak 1.927 pada tahun 2021 dan kasus ini mengalami peningkatan pada tahun 2022. Penderita HIV AIDS di kota Medan berada pada angka 5.573 kasus, dari jumlah tersebut didapatkan 55 orang (2,2%) diantaranya merupakan pelajar/ mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS terhadap siswa SMA Negeri 19 Medan tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional dan pengambilan data menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 siswa/i di SMA Negeri 19 Medan.           Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara sikap terhadap perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS Pada Siswa SMA Negeri 19 Medan dengan nilai. Saran penelitian agar remaja dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai HIV/AIDS sehingga resiko terhadap terjadinya HIV/AIDS dapat dihindari
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT CIGARETTES AND SMOKING BEHAVIOR AMONG STUDENTS IN THE WORKING ARE OF THE SERING HEALTH CENTER UPT, MEDAN CITY Eyanoer, Putri Chairani; Simanjuntak, Novita Hasiani; Hutagalung, Angeline Kory; Tampubolon, Johana Bonafide; Hulu, Dirga Agustina; Simanullang, Putri Andriani; Halawa, Pisces Alfred Dorifman
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6566

Abstract

The increasing intensity of digital technology use has raised concerns about its impact on the social development of the younger generation. This study focused on analyzing the causal relationship between the frequency of social media use and social interaction skills among Vocational High School (SMK) students in urban areas. An observational analytical study with a prospective cohort study design was conducted at SMK Teknologi Abadi, Central Jakarta, from January to May 2025. A total of 105 eleventh-grade students were involved in this study, selected using a stratified random sampling method based on major. Data were collected through social media usage time logs (obtained through a third-party application) and the standard Social Skills Rating System (SSRS) questionnaire. Data were processed using IBM SPSS software version 26.0, including binary logistic regression analysis and odds ratio tests with a significance level of $p < 0.05$. The study findings showed that the majority of students (72.4%) recorded social media use above the normal limit (more than 3 hours per day), and 65.7% of them were categorized as having low social interaction skills. Statistical analysis proved a significant and strong association between excessive social media use and low social interaction skills ($OR = 2.85; p = 0.003$), meaning students who spend more time on social media are 2.85 times more likely to experience a decline in their ability to interact face-to-face. In conclusion, excessive social media use has a clear negative impact on the quality of adolescents' social interactions, underscoring the urgency of digital literacy education and strengthening offline social activities in schools.