Contesa, Alex
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR RESIKO DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY PADA PASIEN DM TIPE II Contesa, Alex; Malini, Hema; Rahman, Dally
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32123

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang meningkat di seluruh dunia yang menyebabkan berbagai kerusakan organ, termasuk neuropati perifer penderita diabetes. DPN terjadi pada 16% hingga 87% penderita DM tipe II, yang menyebabkan kualitas hidup pasien menjadi lebih buruk, lebih banyak biaya untuk amputasi ekstremitas bawah, lebih banyak beban kecacatan di seluruh dunia, dan lebih banyak kematian. Jika didiagnosis segera dan faktor risikonya ditemukan, sangat penting untuk pencegahan dan managemen diabetic peripheral neuropathy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi dan menganalisis faktor risiko yang terkait dengan diabetic peripheral neuropathy pada pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur digunakan untuk mengumpulkan artikel yang relevan dan dipublikasikan di Medline, ProQuest, PubMed, dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci seperti "Diabetic Feripheral Neuropathy", "Faktor Risiko", dan "Diabetes Mellitus Tipe II. Dengan kriteria inklusi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2024; hasil yang diukur adalah DPN pada pasien DM tipe II; artikel jurnal; artikel full-text; cross-sectional; dan artikel dalam bahasa Inggris  Hasil tinjauan literatur menunjukkan faktor risiko yang terkait dengan diabetic peripheral neuropathy, meliputi HbA1c, durasi diabetes, usia, dan faktor risiko komorbiditas seperti hipertensi, asma, penyakit tiroid, penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Faktor risiko yang paling sering dilaporkan meliputi usia, HbA1c, durasi diabetes, dan hipertensi.berdasarkan  temuan ini, disarankan agar Upaya pencegahan dan managemen diabetic peripheral neuropathy difokuskan pada pengendalian faktor resiko yang dapat dimodifikasi.
Pengembangan Buku Panduan Perawatan Anak Berbasis Homecare untuk Anak Hambatan Intelektual : Uji Kelayakan dan Efektivitas Zudeta, Effran; Contesa, Alex; Annisa, Annisa; Ovbitra, Oxa Taqwa; Rahmadani, Viona; Martono, Aura Gladysha; Ramadhan, M. Wahyu
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1444

Abstract

Penelitian bertujuan mengembangkan buku panduan perawatan berbasis homecare untuk anak hambatan intelektual yang layak dan efektif untuk digunakan, sebagai respons terhadap urgensi lemahnya dukungan sistematis bagi keluarga, khususnya orang tua dalam menjalankan peran perawatan sehari-hari di rumah. Metode Peneltian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang melibatkan orang tuaanak hambatan intelektual sebagai subjek. Proses pengembangan mencakup validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba lapangan yang terdiri atas tahap awal (3 orang tua) dan tahap utama (12 orang tua). Efektivitas panduan diukur melalui perbandingan skor pre-test dan post-test, dengan analisis data deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam grafik dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan yang dihasilkan dinyatakan sangat layak, dengan penilaian dari ahli materi (3,69), ahli media (3,54), guru (3,65), serta orang tua pada uji coba awal (3,32) dan uji utama (3,38) yang seluruhnya berada dalam kategori "baik". Lebih lanjut, uji efektivitas membuktikan adanya peningkatan sebesar 49% pada pemahaman atau kemampuan orang tua setelah menggunakan panduan ini. Keterbaruan terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan berbagai aspek perawatan kehidupan sehari-hari anak dengan hambatan intelektual ke dalam satu panduan yang komprehensif, serta penggunaan model homecare sebagai strategi pemberdayaan keluarga untuk mendukung pengasuhan jangka panjang secara mandiri dirumah.