Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindak Tutur Ekspresif dalam Kolom Komentar Tiktok di akun @ABEABEABE Ningtyas, Afrilia; Ningsih, Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar TikTok di akun @ABEABEABE melalui pendekatan cyberpragmatics. Tindak tutur ekspresif merupakan bentuk komunikasi yang menggambarkan sikap psikologis penutur, seperti senang, marah, atau kecewa, yang sering muncul dalam interaksi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi, di mana data dikumpulkan dari 35 komentar yang mengandung tindak tutur ekspresif. Hasil penelitian mengidentifikasi enam fungsi utama, yaitu berterima kasih (22 tuturan), mengucapkan selamat (6 tuturan), mengeluh (4 tuturan), memuji (2 tuturan), mengkritik (1 tuturan), dan menyalahkan (0 tuturan). Fungsi berterima kasih mendominasi karena mencerminkan budaya apresiasi pengguna TikTok, sementara fungsi menyalahkan tidak ditemukan, menunjukkan kecenderungan pengguna untuk menghindari konflik langsung. Temuan ini juga mengungkap penggunaan tuturan tidak literal, seperti pujian ironis atau berterima kasih yang bermakna penolakan, yang menegaskan kompleksitas komunikasi di media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman dinamika pragmatik dalam interaksi digital, khususnya di platform TikTok, serta implikasinya terhadap studi cyberpragmatics.
Senyapan dalam Ujaran pada Video (Eksekutif) Jokowi Soal IKN, Gibran, dan “Adili Jokowi” dalam Channel YouTube Najwa Sihab: Kajian Psikolinguistik Ningtyas, Afrilia; Ira Gustina Sari; Fatmawati Fatmawati
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8518

Abstract

Pauses are a linguistic phenomenon that frequently appear in speech production, particularly in formal and semi-formal communication contexts that require a high level of linguistic caution. This study employs a psycholinguistic approach that examines the relationship between mental processes and language in spoken discourse. The purpose of this study is to describe the forms of pauses and the factors causing pauses in the utterances of President Joko Widodo in the Eksekutif Najwa Shihab video, which discusses issues related to the National Capital City (IKN), Gibran Rakabuming Raka, and the public demand “Adili Jokowi.” This research uses a descriptive qualitative method. The research data consist of utterances containing pauses obtained from Najwa Shihab’s YouTube videos. Data were collected using listening and note-taking techniques, while data analysis employed the extralingual equivalent method. The results of the study indicate the presence of two types of pauses, namely silent pauses and filled pauses. Filled pauses include pauses in the form of sounds and words. The factors causing pauses include the speaker’s caution in choosing words, unpreparedness in delivering ideas comprehensively, and the speaker’s effort to maintain the intended meaning of utterances in order to avoid misinterpretation.