Lutfiah, Zumrotul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Dakwah Di Lembaga Dakwah Kampus IAIN Kudus Lutfiah, Zumrotul; Febiola, Risma; Zahra, Mahdiya Naqaisa; Setiawan, Ridho Agus; Farihah, Irzum
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7657

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan dakwah yang dilakukan oleh lembaga komunitas kampus di IAIN Kudus. dengan menggunakan pendekatan struktural fungsional Emile Dukheim dalam melihat tujuan Tindakan yang dilakukan suatu kelompok atau komunitas. Tindakan yang dilakukan oleh suatu komunitas terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktriptif. Penulis mengumpulkan data melalui wawancara tidak terstruktur dengan para informan, observasi non partispatif terhadap kegiatan dakwah yang dilaksankan Lembaga Dakwah Kampus, dan sumber-sumber dokumentasi yang relevan dengan kajian penelitia.  Penelitian ini menemukan bahwa suatu organisasi nonstruktural yang bergerak di kalangan mahasiswa IAIN Kudus dan kalangan masyarakat sebagai pengabdian dalam bidang dakwah sebagai instrumen mewujudkan risalah Islam 'Rahmatullah lil alamin'. Guna menguatkan nilai akidah masyarakat kampus, lembaga dakwah kampus (LDK) menggerakkan beragam kegiatan seperti pesantren kilat, sekolah dakwah, dan pembacaan Al banzanji, dimana kegiatan tersebut diadakan secara rutin sesuai jadwal yang sudah dirancang oleh anggota lembaga dakwah kampus (LDK). Serta terdapat metode- metode yang diterapkan oleh komunitas tersebut agar tujuan dakwah dapat tercapai sesuai sasaran dakwah. This article aims to examine how the application of da'wah carried out by campus community institutions at IAIN Kudus. by using Emile Dukheim's functional structural approach in seeing the purpose of the actions taken by a group or community. Actions taken by a community towards the environment and the surrounding community. This research is a descriptive qualitative research. The author collects data through unstructured interviews with informants, non-participatory observation of da'wah activities carried out by the Campus Da'wah Institute, and documentary sources relevant to the research study.  This study found that a nonstructural organization that operates among students of IAIN Kudus and the community as a service in the field of da'wah as an instrument to realize the Islamic treatise 'Rahmatullah lil alamin'. In order to strengthen the value of the creed of the campus community, campus da'wah institutions (LDK) mobilize a variety of activities such as flash pesantren, da'wah schools, and reading Al banzanji, where these activities are held regularly according to a schedule that has been designed by members of campus da'wah institutions (LDK). And there are methods applied by the community so that the purpose of da'wah can be achieved according to the target of da'wah.
Representasi Relasi Suami Istri dalam Islam pada Film Buya Hamka Vol. 1 dan Vol. 2 Lutfiah, Zumrotul; Primi Rohimi, Primi Rohimi
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v3i1.9651

Abstract

Film Buya Hamka merupakan film bioskop Indonesia yang menggambarkan perjalanan hidup Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) serta relasi rumah tangganya dengan Siti Raham. Artikel  ini bertujuan untuk menganalisis representasi relasi suami istri dalam Islam yang digambarkan dalam film tersebut sekaligus memahami konstruksi makna di baliknya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teori representasi Stuart Hall dan analisis semiotika Roland Barthes pada level denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini menemukan bahwa relasi suami istri dalam film ini merefleksikan nilai tanggung jawab, kesetiaan, saling menghormati, dan keterlibatan intelektual. Pada level denotasi, rumah tangga digambarkan harmonis dan penuh kasih sayang; pada level konotasi, relasi suami istri tidak hanya domestik tetapi juga ideologis dan intelektual; sementara pada level mitos, film membangun gambaran rumah tangga ideal dalam Islam sebagai relasi yang egaliter, dialogis, serta menjadi fondasi kekuatan moral dan perjuangan umat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi Islam dan studi representasi melalui media film, dengan menunjukkan bagaimana film religius dapat berfungsi sebagai sarana dakwah kultural sekaligus inspirasi dalam membangun rumah tangga Islami yang harmonis dan berkeadilan. The film Buya Hamka is an Indonesian movie that depicts the life journey of Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) and his marital relationship with Siti Raham. This article aims to analyze the representation of husband-wife relationships in Islam as depicted in the film and to understand the construction of meaning behind it. This study employs a literature review method with a descriptive qualitative approach, drawing on Stuart Hall's theory of representation and Roland Barthes' semiotic analysis at the denotative, connotative, and mythical levels. This study finds that the husband-wife relationship in this film reflects the values of responsibility, loyalty, mutual respect, and intellectual involvement. At the denotative level, the household is depicted as harmonious and loving; at the connotative level, the husband-wife relationship is not only domestic but also ideological and intellectual; while at the mythical level, the film constructs an image of the ideal household in Islam as an egalitarian, dialogical relationship that serves as the foundation of moral strength and the struggle of the ummah. This research contributes to enriching the study of Islamic communication and representation through film media by showing how religious films can serve as a means of cultural da'wah (proselytizing) as well as inspiration in building a harmonious and just Islamic household.