Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Mandar Metabe' dan Mepuang di SDN 001 Campalagian Hartiwisidi, Nurcahya; Damayanti, Eka; Musdalifah, Musdalifah; Rahman, Ulfiani; Suarga, Suarga; Shabir U, M
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 13, NO 2 (2022)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v13i2.48473

Abstract

This study aims to strengthen character education based on the local wisdom of Mandar Metabe' and Mepuang at State Elementary School 001 Campalagian Polewali Mandar, West Sulawesi. Researchers try to examine more deeply the management of programs that have been made starting from planning, implementation, and evaluation. This research is a qualitative descriptive study with an ethnographic approach and was compiled using primary and secondary data. In this study, researchers used the concept of local wisdom of Mandar culture and character education strengthening programs in linking existing theories and facts. Through this research it can be seen that there are four programs of character education strengthening compiled by SDN 001 Campalagian which are carried out through learning methods and routine activities (habituation), namely (1) one day speaking Mandarin, (2) greeting the teacher with the nickname Puang as a form of habituation of respecting elders, (3) integration of local wisdom material which is carried out during the learning process by inserting local wisdom material such as the virtues of Metabe' and Mepuang, and (4) ibda' bi nafsika which means starting from oneself which is done by giving examples of commendable behavior from the teacher towards students.
Teori Belajar Konstruktivisme dan relevansinya terhadap Pendidikan Islam : Kajian Konseptual Damopolii, Muljono; Shabir U, M; Nuranisah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.273

Abstract

Artikel ini membahas teori belajar konstruktivisme dan relevansinya dengan Pendidikan Islam. Konstruktivisme memandang bahwa pengetahuan tidak diterima begitu saja, melainkan dibangun melalui pengalaman, refleksi, dan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar. Melalui studi kepustakaan, makalah ini menguraikan definisi konstruktivisme, ciri dan prinsip dasarnya, kelebihan dan keterbatasannya, serta titik temu dan perbedaannya dengan konsep belajar dalam Pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa konstruktivisme sejalan dengan Pendidikan Islam pada aspek pengembangan pengetahuan, kemandirian belajar, interaksi sosial, dan peran guru sebagai fasilitator. Namun, Pendidikan Islam memiliki cakupan yang lebih luas karena juga menekankan pembinaan akhlak, spiritualitas, dan keteladanan guru sebagai bagian dari proses pendidikan. Dengan demikian, penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran PAI perlu dilakukan secara integratif, selaras dengan nilai-nilai Islam agar pembelajaran tetap aktif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan pribadi yang beriman dan berakhlak.