Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengontrol pH dan Nutrisi Tanaman Selada pada Hidroponik Sistem NFT Berbasis Arduino Wati, Dewi Ratna; Sholihah, Walidatush
MULTINETICS Vol. 7 No. 1 (2021): MULTINETICS Mei (2021)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v7i1.3504

Abstract

Metode yang digunakan sistem hidroponik di BBP2TP sebagai tempat edukasi serta pembelajaran mengenai pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian masih manual. Hal tersebut dapat dilihat saat petugas melakukan pengecekan nilai pH dan nutrisi, dimana petugas harus mendatangi tempat instalasi hidroponik untuk mengukur nilai pH dan nutrisi ke dalam tandon air dengan menggunakan alat berupa pH meter dan TDS meter. Jika nilai pH dan nutrisi belum sesuai maka dilakukan penambahan cairan pH atau nutrisi ke dalam tandon air hingga nilai pH dan nutrisi sesuai dengan yang diinginkan. Teknologi Smart Farming memungkinkan suatu alat yang dapat mengukur dan melihat nilai pH dan nutrisi sistem hidroponik. Arduino yang dapat membuat sistem menjadi otomatis, Sensor pH berfungsi sebagai pengukuran pH, Sensor TDS sebagai alat mengukur nilai nutrisi dan LCD 20x4 digunakan utuk melihat nilai pH dan nutrisi. Sehingga ketika nilai pH dan nutrisi berkurang, secara otomatis arduino akan menjalan sensor pH atau TDS untuk menyalakan pompa pH atau nutrisi. Saat nilai pH dan nutrisi telah sesuai maka pompa pH dan nutrisi akan terhenti. Dengan adanya sistem ini maka perkerjaan petugas lebih efisien.
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KULIT KOPI (CASCARA) DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Studi Kasus pada UMKM Binaan Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan) Wati, Dewi Ratna; Handayani, Sri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.3253

Abstract

This study intends to analyze the profit levels and value-added in coffee skins processing (Cascara) into tea at the Micro, Small, and Medium enterprises assisted by KBQ Baburrayyan, Berawang Dewal Village, Aceh Tengah. The data sources used were primary data obtained by observation and direct interviews with business owners through a list of questions prepared, and the secondary data attained from reports, literature studies, written sources, and the institutions at the research place. The method used in this research was a case study method with a quantitative descriptive analysis over the analysis of total costs, revenues, income, and R/C ratios. The results indicated the total cost of producing Cascara products was IDR 4,450,734/month, with a total return of IDR 33,000,000/month, while the received income was IDR 28,549,266/month. The analysis result of the R/C ratio for Cascara products showed a value of 7.41. It defined that this business is feasible since the R/C value attained is greater than 1. The higher the R/C ratio of an enterprise, the higher the profit level obtained. This product processing business provided a value-added of IDR 83,000/kg with a ratio of 55 percent from the margin achieved of IDR 81,000/kg which 31 percent is distributed from the workers, while from the other input was 80 percent, and from the coffee skin tea workers' profit as much as 98 percent.INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keuntungan, nilai tambah pada usaha pengolahan kulit kopi (Cascara) menjadi teh di UMKM binaan KBQ Baburrayyan di Desa Berawang Dewal, Aceh Tengah. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha melalui daftar pertanyaan yang sudah disusun, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan, studi literatur, sumber tertulis dan instansi ditempat penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan analisis deskriptif kuantitatif dan , melalui analisis total biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi pada produk Cascara adalah sebesar Rp 4.450.734/bulan, dengan total penerimaan sebesar Rp 33.000.000/bulan, sedangkan pendapatan yang diterima adalah sebesar Rp 28.549.266/bulan. Hasil analisis R/C ratio pada produk Cascara menunjukkan nilai sebesar 7.41 hal ini menunjukkan bahwa usaha tersebut layak untuk dijalankan karena nilai R/C yang didapat lebih besar daripada 1. Semakin tinggi nilai R/C dari sebuah usaha maka tingkat keuntungan yang akan didapatkan suatu usaha juga akan semakin tinggi. Pada usaha pengolahan produk ini memberikan nilai tambah sebesar Rp 83.000,- /kg dengan rasio 55 persen dari marjin yang diperoleh sebesar Rp 81.000/kg yang terdistribusi dari tenaga kerja sebesar 31 persen sedangkan dari input lain sebesar 80 persen dan dari keuntungan pekerja teh kulit kopi sebesar 98 persen.