Dasopang, Ismail
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kerukunan Antar Umat Beragama Perspektif Islam, Katolik, dan Protestan Dasopang, Ismail; Syarah, Siti; Arifin, M. Kemal; Silalahi, Amanda Vidura; Siregar, Fitri Helmainun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1994

Abstract

Penelitian ini membahas kerukunan antar umat beragama dari perspektif Islam, Katolik, dan Protestan dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kepustakaan (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali ajaran, nilai, serta pandangan teologis dari ketiga agama mengenai pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang majemuk. Sumber data primer dalam penelitian ini terdiri atas teks-teks suci seperti Al- Qur’an, Hadis, Alkitab, serta dokumen resmi keagamaan. Sedangkan sumber sekunder berupa buku-buku akademik, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang membahas isu pluralisme dan kerukunan antar umat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga agama memiliki landasan teologis yang kuat dalam mengajarkan toleransi, perdamaian, dan penghargaan terhadap sesama manusia. Islam menekankan nilai rahmatan lil ‘alamin, keadilan, serta larangan memaksakan agama. Katolik menekankan kasih universal, persaudaraan, serta keterbukaan terhadap dialog lintas iman. Sementara itu, Protestan menekankan kebebasan beriman, penghargaan terhadap perbedaan, serta pentingnya hidup dalam kasih dan pelayanan kepada sesama. Analisis komparatif memperlihatkan bahwa meskipun terdapat perbedaan doktrinal, Islam, Katolik, dan Protestan memiliki titik temu dalam mengedepankan nilai-nilai cinta kasih, keadilan, dan perdamaian yang dapat dijadikan dasar memperkuat kerukunan di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kerukunan antar umat beragama bukan hanya kebutuhan sosial, tetapi juga amanat teologis yang dijunjung tinggi oleh masing-masing tradisi keagamaan.