Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH REALISASI BELANJA LANGSUNG DAN BELANJA TIDAK LANGSUNG TERHADAP EFEKTIVITAS KINERJA OPERASIONAL PEMERINTAH DAERAH (STUDI KASUS: DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2024) Nurgitasari, Della Sri; Wahyutari, Sherena
Discovery Vol 10 No 2 (2025): October 2025
Publisher : LPPM Universitas Hasyim Asy'ari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/discovery.v10i2.10467

Abstract

Disdagperin Kabupaten Boyolali merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan tarif hidup penduduk setempat, peran Disdagperin dalam membina UMKM, memfasilitasi izin usaha, mengawasi harga bapok, pelaksanaan metrologi ilegal (Tera ulang), mempromosikan produk lokal, revitalisasi pasar, dan juga bimbingan teknis industri kecil menengah (IKM). Riset ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengungkap dan menguji seberapa besar realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung mempengaruhi efektivitas kinerja operasional Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali tahun 2024. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif, fokus pada pendekatan kausalitas deskriptif. Data primer diperoleh langsung dari 45 pegawai dinas melalui survei dan wawancara. Seluruh pegawai ini dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data ini didukung oleh data sekunder berupa Laporan Realisasi APBD Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali tahun 2024. Sebelum analisis, data yang terkumpul melalui kuesioner disiapkan untuk menjamin keakuratan dan konsistensi instrumen. Selanjutnya, data diolah menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat hubungan dan besaran pengaruh variabel belanja terhadap kinerja operasional dinas. Temuan yang diperoleh dari analisis dapat disimpulkan bahwa belanja langsung dan belanja tidak langsung secara keseluruhan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kinerja operasional pemerintah daerah.