Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEMOKRASI INDONESIA DALAM KAPASITAS PEMILU YANG LUBER JURDIL Kirana, Devina Khozila; Setiawan, M.Osama Ergi; Priza , Shello
Journal Of Law And Social Society Vol. 1 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jolasos.v1i1.80

Abstract

Pemilihan umum yang adil dan transparan merupakan pilar utama bagi negara-negara yang menganut prinsip demokrasi. Indonesia, sebagai salah satu negara demokratis, juga menegaskan komitmennya terhadap penyelenggaraan pemilu yang sesuai dengan asas "Luber Jurdil". Dalam upaya memahami dinamika pemilihan umum di Indonesia, penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi integritas pemilu serta peran media dalam mendukung proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap data sekunder yang diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti laporan pemilu, literatur akademis, dan berita media. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola-pola dan tren-tren yang berkaitan dengan integritas pemilu serta peran media dalam konteks pemilihan umum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti partisipasi masyarakat, ketidaksetaraan akses terhadap informasi, intimidasi dan kekerasan politik, serta konflik politik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap integritas pemilihan umum di Indonesia. Selain itu, peran media dalam menyajikan informasi objektif, mengawasi proses pemilu, dan memfasilitasi dialog publik juga diakui sebagai faktor penting dalam mendukung proses pemilihan umum yang demokratis. Dalam kesimpulan, penelitian ini menegaskan pentingnya upaya bersama dari berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga pemilihan, masyarakat sipil, dan media massa, dalam menjaga integritas pemilu di Indonesia.
Krisis Energi Eropa Pasca-PerangRusia–Ukraina: Analisis StrategiKetahanan Energi Uni Eropa setiawan, M.osama Ergi; safira, Kezya Putri; Herman, aliyyah early cecilia; Rimapradesi, Yulia
Jurnal Keamanan Nasional Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL KEAMANAN NASIONAL VOL 11 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/

Abstract

The escalation of the Russia–Ukraine conflict in February 2022 catalyzed a profound energy crisis across Europe, exposing the structural vulnerabilities of the European Union (EU) resulting from its acute dependency on Russian fossil fuel imports. According to data from the European Commission and the International Energy Agency (IEA), Russia supplied approximately 40% of the EU’s natural gas prior to the conflict—a condition that fundamentally destabilized regional energy security and economic stability. This study analyzes the EU’s strategic responses to the crisis and evaluates the efficacy of these policies in mitigating energy reliance on Russia. Employing a qualitative descriptive-analytical framework, the research synthesizes secondary data from international institutional reports and academic literature on energy geopolitics. The findings demonstrate that through supply diversification, the acceleration of the renewable energy transition, enhanced energy efficiency, and strengthened regional solidarity—specifically via the REPowerEU initiative and the Green Deal Industrial Plan—the EU successfully reduced its dependence on Russian energy to below 10% during the 2022–2023 period. Oil imports from Russia also dropped from 27% to 6%, while coal imports fell to zero. These results indicate that the energy crisis served as a critical driver for regional policy transformation, notwithstanding persistent challenges such as high transition costs and disparate adaptation capacities among member states.