Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Testing the Acceptance of Soybean Tempeh Substituted with Chicken Liver Flour to Prevent Iron Deficiency Anemia Ma'arif, Mohammad Zainul; Yuniars Renowening; Himmatunnisak Mahmudah
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iron deficiency anemia is a major health problem caused by iron deficiency. Many women of childbearing age and adolescents in Indonesia experience this condition. This condition needs to be handled appropriately because it can have a negative impact on the quality of life of teenagers and their offspring. Therefore it is necessary to develop food products with high iron content to increase the dietary iron intake. Soybean tempeh is a local food that can be developed as a food source for iron by substituting chicken liver flours. Chicken liver is a food source of high-quality animal protein and heme iron. This study aimed of this research was to analyze the acceptability of soybean tempeh products substituted with chicken liver flour. This study used a completely randomized experimental design. There were 4 formulas and 1 control group without substitution. Percentage of chicken liver flour substitution in groups F1 (5% chicken liver flour), F2 (10% chicken liver flour), F3 (15% chicken liver flour), and F4 (20% chicken liver flour). Acceptability tests were performed on the color, aroma, taste, and texture parameters using 25 semi-trained panelists. The acceptability test results showed that F1 underwent the closest acceptability test to the control group, especially in terms of color, taste, and texture (p>0,05). The F2, F3, and F4 groups were less preferred, especially in terms of aroma and taste parameters. As a product intended to meet dietary iron requirements, efforts need to be made to improve the acceptability of aroma parameters.
GLOWING FROM THE INSIDE: MENJAGA KESEHATAN DARAH REMAJA PUTRI SEBAGAI PENCEGAHAN ANEMIA Himmatunnisak Mahmudah; Elsa Pavita; Yuniars Renowening; Titik Dwi Noviati; Alfan Ridha; Luftifah Novika Nur Hidayah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia saat ini masih menjadi masalah Kesehatan Masyarakat yang serius terutama di kalangan remaja. Remaja putri lebih berisiko dibandingkan remaja putra. Hal ini disebabkan setiap bulannya remaja putri mengeluarkan darah haid, sehingga membutuhkan zat gizi yang lebih banyak dan berkualitas. Khususnya remaja putri sering mengabaikan Kesehatan mereka terutama dalam pemilihan makanan. Kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang pada remaja, mengakibatkan pemilihan makanan yang kurang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pencegahan anemia remaja melalui edukasi cara menjaga kesehatan tubuh di dalam darah melalui makanan yang bergizi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan pertisipatif berupa penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet sebagai media informasi. Kegiatan ini dilakukan di SMA Batik 2 Surakarta dengan melibatkan khusus siswa remaja putri sebagai peserta dengan didampingi guru. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasnya para peserta dalam kegiatan ini dan adanya peningkatan pengetahuan mengenai dampak anemia, gejala, factor risiko, dan pentingnya konsumsi makanan bergizi terutama yang mengandung protein dan zat besi, untuk menjaga kesehatan darah sebagai pencegahan anemia. Saran dalam kegiatan ini, perlu dilakukan edukasi gizi secara berkelanjutan dan pemeriksaan hemoglobin pada remaja secara berkala agar upaya pencegahan anemia lebih optimal.