Perdana, Dadi Akhmad
UP2M SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI GALILEO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH ANTARA HARAPAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN NASABAH PADA INDUSTRI PERBANKAN Perdana, Dadi Akhmad
REKAMAN (Jurnal Riset Ekonomi Bidang Akuntansi dan Manajemen) Vol 2, No 1 (2018): Mei
Publisher : UP2M SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI GALILEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan Pelanggan telah menjadi bagian yang penting dari tujuan dan misi dari hampir semua perusahaan dalam menghadapi kompetisi atau persaingan yang sulit. Pelanggan akan mengalami kepuasan jika produk barang atau jasa yan diterima tersebut jauh lebih baik dari yang mereka harapkan. Salah satu industri jasa yang mengalami pertumbuhan cukup besar adalah industri perbankan. Persaingan dalam industri perbankan sangat ketat dan kompetitif. Hal ini mendorong Bank untuk melakukan berbagai strategi dalam rangka mempertahankan nasabahnya, salah satu strategi yang dilakukan adalah pada penekanan kualitas jasa pada pelayanan yang lebih tinggi dari para karyawannya kepada para nasabahnya.Mengelola kualitas pelayanan jasa merupakan sumber dari perbedaan dan keunggulan bersaing. Oleh karena itu kualitas pelayanan ditekankan pada pelayanan yang lebih tinggi, karyawan pada industri perbankan berinteraksi langsung dengan para pelanggan (nasabah), baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu sikap dan perilaku dari karyawan perbankan terhadap nasabah sangat menentukan penilaian dari kualitas pelayanan yang ada dan mempengaruhi harapan dari pelanggan
KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI STRATEGI BISNIS UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PADA INDUSTRI OTOMOTIF Perdana, Dadi Akhmad
MENARA EKONOMI Vol 3, No 6 (2017): Vol III No. 6 Oktober 2017
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/me.v3i6.403

Abstract

Persaingan dalam industri otomotif menjadi semakin ketat, hal ini terlihat dariusaha yang dilakukan oleh para ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) dan ImportirUmum (ID) dalam mengembangkan produk lokal yang sudah ada di pasar juga dalammeluncurkan mobil-mobil baru baik yang dirakit di Indonesia maupun diimpor langsungdari luar negeri.Persaingan industri otomotif yang ketat ini juga sangat dipengaruhi oleh kebijakanpemerintah yang sangat fundamental yaitu yang berkaitan dengan dikeluarkannyakeputusan penurunan tarif bea masuk (BM) dan Pajak Barang Mewah (PPnBM) bagiimpor mobil dalam kondisi Completely Built Up (CBU) dan Completely Knock Down(CKD). Kebijakan pemerintah lainnya juga termasuk penurunan tarif bea masuk mengenaipenurunan tarif bea masuk untuk komponen kendaraan bermotor.Kebijakan lain yang membuat persaingan dalam industri otomotif menjadi semakinkuat adalah dengan diberlakukannya Undang-undang Perlindungan konsumen No. 8tahun 1999 sejak 20 April 2000, yang mengatur hak dan kewajiban konsumen danprodusen. Kebijakan ini menuntut dunia usaha, termasuk pelaku bisnis otomotif untukdapat menyajikan kualitas produk dan pelayanan yang profesional kepada konsumen.Sebagai usaha dalam mempertahankan pelanggannya, maka pengetahuanmengenai kepuasan dan ketidakpuasan pelanggan merupakan suatu hal yang sangatpenting karena kepuasan pelanggan pada akhirnya akan membawa pada loyalitasterhadap merek/brand (Brand Loyally) yang memberikan keuntungan jangka panjangpada perusahaan.