Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Durasi Waktu Aerasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Lumpur Aktif (Bioflokulasi) terhadap Penurunan BOD (Biological Oxygen Demand) Air Limbah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta Indriyani, Lusi; Sugiharto, Agung
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The hospital is one of the health service facilities as an effort to improve and maintain public health. As the population continues to increase, the need for health care facilities also increases. For hospital wastewater, in general, it is a mixture of all domestic wastewater (waste from bathrooms, kitchens, used washing water), clinical wastewater, laboratory wastewater and the results of various other activities in the hospital. The presence of domestic wastewater results in a high content of organic substances in hospital wastewater.This study uses a quantitative case study with experimental research methods in the field to determine the effect of aeration time on the reduction of BOD. From the results of the research that has been done, it can be seen from the graph above that wastewater without aeration with a residence time of t=0 hours the BOD parameter is 42.11 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=1 hour the BOD value is equal to 35.28 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=3 hours the BOD value is 34.98 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=6 hours the BOD value is 34.88 mg/l. The activated sludge system is quite effective in wastewater treatment. The longer the residence time of wastewater aeration, the smaller the value of BOD levels. The optimal time duration for the aeration process is 8 hours, which is appropriate because the maximum time for aeration processing is 8 hours.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Kegiatan Branding Dan Pemasaran Product Keripik Desa Way Isem Kec Sungkat Barat Kab Lampung Utara Puspita Sari, Dwi Retno; Yulita, Lilis; Indriyani, Lusi; Habibie, M. Farhan; Afriansyah, Sandy; Krespo, Krisna Hafidya; Saputri, Lusi; Ayu Anggraini, Lintang Dyah; Sari, Liza Henica; Hidayanti, Luky
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7087

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penguatan branding dan pemasaran produk keripik lokal. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan keterbatasan masyarakat dalam menciptakan identitas merek, membuat kemasan yang menarik, serta memanfaatkan strategi pemasaran modern berbasis digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program yang dilakukan mencakup pelatihan interaktif tentang pentingnya branding, praktik pembuatan label dan perbaikan kemasan, serta simulasi pemasaran digital menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola produk keripik, ditunjukkan dengan lahirnya identitas merek sederhana dan kemasan baru yang lebih menarik. Secara naratif, peserta juga mulai mampu memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberi kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi pondasi bagi kemandirian usaha masyarakat dan arah pengembangan produk unggulan desa yang lebih berkelanjutan.