Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Penggunaan Gadget (Smartphone) Pada Peserta Didik Di SMP Negeri 48 Surabaya Daffa Khairunnisa; Ari Kusuma Dewi
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i4.496

Abstract

Pemakaian gadget atau (smartphone) yang terlalu berlebihan dan tidak sewajarnya akan berdampak terhadap segala bidang priadi, sosial, belajar dan karir pada peserta didik. Situasi penggunaan gadget (smartphone) saat ini didapati tinggi dibeberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya. Yang mana, ini terlihat dari kurang menyimak penjelasan guru dengan sembunyi-sembunyi memainkan gadget (smartphone) ketika pembelajaran berlangsung, tidak dapat lepas dari gadget (smartphone) sehingga sulit untuk fokus atau konsentrasi dalam belajar atau hal lainnya. Penelitian ini dilaksanakan, untuk mengetahui tingkat penggunaan gadget (smartphone) dibeberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 48 Surabaya. Dalam penelitian ini, menggunakan analisis data dengan teknik statistik deskriptif. Hasil dari analis penggunaan gadget (smartphone), ialah didapati beberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya, yaitu SMP Negeri 48 Surabaya berada pada 86%. Yang mana, tingkat tersebut berada pada tingkat sedang. Peserta didik juga menggunakan dan memainkan gadget (smartphone) sebagai bahan hiburan ketika banyak pikiran atau stres, mengusir rasa kesepian dan melupakan masalah untu beberapa saat.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BISKUIT FUNGSIONAL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI SUPLEMEN GIZI UNTUK ANAK STUNTING Rulia Meilina; Daffa Khairunnisa; Cut Fetri Yulya; Intan Saumi; Nasyani Elisiya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5421

Abstract

Stunting pada anak dipicu oleh kekurangan gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang optimal. Daun kelor (Moringa oleifera) kaya protein, vitamin C, zat besi, dan kalsium sehingga berpotensi sebagai suplemen gizi. Ekstraksi menggunakan etanol 70% menghasilkan simplisia dengan kadar air 3,33 %, abu total 6,8 %, abu tak larut asam 0,34 %, sari larut air 24,33 %, dan sari larut etanol 29,8 % yang memenuhi standar herbal. Skrining fitokimia mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Empat formula biskuit dibuat dengan komposisi ekstrak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Uji fisik menunjukkan semua varian memiliki tekstur renyah dan bentuk utuh, meski warna berubah dari kuning keemasan menjadi hijau pekat seiring peningkatan ekstrak. Penilaian organoleptik oleh 12 panelis menunjukkan formula 5% dan 10% paling disukai (skor rata-rata > 6). Analisis gizi mengungkap kandungan protein 13,95 % dan vitamin C 6917,03 mg/100 g, sementara analisis zat besi dan kalsium masih berlangsung. Berdasarkan karakteristik fisik, daya terima organoleptik, dan peningkatan nutrisi, konsentrasi ekstrak 5–10 % menawarkan keseimbangan optimal. Biskuit fungsional berbasis daun kelor pada kisaran tersebut layak dikembangkan sebagai suplemen tambahan bagi anak stunting.