Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Jiwa Kewirausahaan bagi Generasi Muda diruang Lingkup Sekolah dan Kampus untuk Membangun Startup Berbasis Digital Darmawan, Adi Putra
Journal of Technopreneurship on Economics and Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di ruang lingkup sekolah dan kampus guna mendorong mereka dalam membangun startup berbasis digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Action Research, penelitian ini dilakukan dalam beberapa siklus yang melibatkan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta partisipasi aktif dalam program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan digital. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa dan mahasiswa memiliki minat terhadap kewirausahaan digital, mereka menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya pemahaman konsep startup, keterbatasan akses terhadap sumber daya, serta rendahnya kepercayaan diri dalam memulai usaha. Melalui intervensi yang dilakukan, peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep bisnis digital, pengembangan ide inovatif, serta perancangan prototype produk atau layanan berbasis teknologi. Kolaborasi dengan mentor dan komunitas startup terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi serta keterampilan praktis peserta dalam merintis bisnis berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Action Research dapat menjadi metode yang efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda, terutama melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan keterlibatan aktif dengan ekosistem startup. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan akses terhadap sumber daya serta kurangnya pengalaman dalam validasi pasar, yang memerlukan strategi pendampingan lebih lanjut. Dengan demikian, diperlukan dukungan yang lebih luas dari institusi pendidikan dan industri untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan startup digital di kalangan generasi muda.
Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi dengan Melakukan Metode Full Costing dan Variabel Costing sebagai Dasar Penentuan Harga Jual Produk (Studi Kasus Susu Kedelai) Putri, Atina Rokhmani; Darmawan, Adi Putra
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i1.5580

Abstract

Penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) merupakan suatu cara untuk memperhitungkan unsur-unsur biaya ke dalam harga pokok produksi. Seperti usaha susu kedelai, biji kedelai merupakan bahan pokok awal dalam mengolah kedelai menjadi susu, namun pada proses pengolahan dan pemasarannya muncul biaya – biaya yang timbul selain bahan pokok tersebut. Ketepatan dalam perhitungan biaya akan menjadi dasar perusahaan dalam menentukan harga jual, ini berhubungan dengan laba yang akan diperoleh dan kelancaran arus kas perusahaan. Melalui pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara kepada pemilik usaha, penelitian ini mengidentifikasi seluruh komponen biaya produksi, baik variabel maupun tetap. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi yang dihitung menggunakan metode full costing lebih tinggi dibandingkan metode yang selama ini diterapkan, dengan selisih sebesar Rp Rp. 3.655/bungkus. Perbedaan ini terutama disebabkan belum terhitungnya biaya overhead tetap yang timbul selama proses produksi. Penetapan harga jual produk susu kedelai juga lebih rasional ketika menggunakan metode full costing, dibandingkan dengan metode variable costing karena biaya – biaya yang terhitung lebih terperinci sehingga laba yang diperoleh dari harga jual yang selama ini ditetapkan menjadi dasar penetapan harga jual kedepannya jika usaha tersebut ingin mendapatkan laba yang diinginkan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode full costing memberikan gambaran keuangan yang lebih akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan bagi usaha susu kedelai dalam menentukan harga jual, menentukan besarnya laba, apalagi jika usaha tersebut ingin berinovasi dalam hal penambahan varian rasa, variasi kemasan maupun pemasaran.