Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Locus Of Control dan Peran Gender Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Siswa Opier, Neneng Mukaffa; Mahpur, Mohammad
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 1, No 01 (2021): Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v1i01.14924

Abstract

AbstrakMenentukan “dan mempersiapkan karir merupakan salah satu tugas perkembangan yang sangat penting bagi remaja” khususnya mahasiswa. Faktanya, “masih banyak” siswa “SMA yang bingung menentukan karir masa depannya”. “Salah satu faktor” prediktif “internal dalam proses” pengambilan keputusan “karir siswa” adalah “locus of control” dan peran gender. “Locus of control” adalah kemampuan individu untuk “mengetahui akibat dari” tindakan “yang dilakukan”, sedangkan peran gender adalah persepsi siswa yang dibentuk oleh budaya tentang peran laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh locus of control dan peran gender terhadap pengambilan keputusan karir siswa dan menjelaskan “kemampuan pengambilan keputusan karir siswa kelas XI dan XII SMAS Diponegoro Tumpang. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 166 siswa dari total kelas XI dan XII SMAS Diponegoro Tumpang dengan rincian 72 siswa laki-laki dan 94 siswa perempuan. Pengukuran dalam skala ini menggunakan 3 skala yaitu Skala Locus of Control yang terdiri dari 22 item dengan reliabilitas = 0,735, Skala Peran Gender yang terdiri dari 60 item dengan reliabilitas = 0,925 dan Skala Pengambilan Keputusan Karir yang terdiri dari 15 item dengan reliabilitas = 0,832. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh Locus of Control dan Gender Roles terhadap Pengambilan Keputusan Karir.”Kata kunci: Locus of Control, Peran gender, Pengambilan Keputusan Karir Abstract Determining and “preparing for a career is one of the most important developmental” tasks for teenagers, especially students. “In fact, there are still many high school students who are confused in determining their future career. One of the internal predictive factors in the student's career decision-making process is locus of control and gender roles. Locus of control is the individual's ability to know the consequences of the actions taken, while gender roles are student perceptions that are shaped by culture about the roles of men and women. This study aims to describe the influence of locus of control and gender roles on students' career decision-making and to explain the career decision-making abilities of students in class XI and XII of SMAS Diponegoro Tumpang. This research design uses quantitative research with sampling technique using proportional random sampling. The number of respondents in this study amounted to 166 students from the total class XI and XII SMAS Diponegoro Tumpang with details of 72 male students and 94 female students. Measurements in this scale use 3 scales, namely the Locus of Control Scale which consists of 22 items with reliability = 0.735, Gender Role Scale consisting of 60 items with reliability = 0.925 and Career Decision Making Scale consisting of 15 items with reliability = 0.832. Based on the results of this study, it is known that there is an influence of Locus of Control and Gender Roles on Career Decision Making.”Keywords: “Locus of Control, Gender Roles, Career Decision Making
Meningkatkan Kesadaran Diri Terhadap Perilaku Keselamatan Mengendarai Sepeda Motor Ito, Yulia Roma; Opier, Neneng Mukaffa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i02.3488

Abstract

Safety riding adalah tindakan berkendara secara aman serta berdasarkan peraturan yang dapat memberikan perlindungan pada pengendara dari adanya kecelakaan lalu lintas. Safety riding dibuat agar bisa meningkatkan awarness (kesadaran) pengendara pada bahaya yang ada selama berkendara dan terciptanya tindakan aman untuk mengendarai sepeda motor. Kecelakaan lalu lintas pada dasarnya dipengaruhi faktor manusia, kendaraan, sarana, prasaran dan lingkungan. Faktor manusia yang paling berpengaruh terhadap kejadian kecelakaan karena menjadi unsur utama pergerakan lalu lintas. Tujuan dilakukannya pengabdian Masyarakat ini yaitu meningkatkan kesadaran pengendara akan perilaku selamat saat mengendarai sepeda motor adalah solusi agar terhindar dari bahaya kecelakaan di jalan raya. Metode Pada pengabdian ini memberikan penyuluhan. Hasil dari pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan pada hari Selasa, 23 Juli 2024 pukul 10.00 WIB sebanyak 68 responden didapatkan peserta mengerti dan memiliki peningkatan kesadaran setelah diberikan penyuluhan tentang Safety Riding, dengan hasil Pre Test diperoleh nilai rata-rata kesadaran diri terhadap safety riding atau Mean sebesar 27,28. Sedangkan untuk nilai Post Test diperoleh nilai rata-rata kesadaran diri terhadap safety riding atau Mean sebesar 27,71. Karena nilai rata-rata kesadaran diri terhadap safety riding pada Pre Test 27, 28 < Post Test 27,71, maka secara deskriptif terjadi peningkatan kesadaran diri terhadap safety riding.