Rumah sakit merupakan lembaga yang memberikan pelayanan kesehatan yang kompleks dan membutuhkan kinerja karyawan yang optimal untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. Budaya organisasi memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas kerja karyawan dan membangun komitmen pada karyawan. Ketika karyawan tidak mampu beradaptasi dengan budaya yang ada di rumah sakit, hal ini dapat memiliki dampak negatif yang signifikan. Selain itu kinerja karyawan yang buruk dapat merugikan pasien secara langsung. Dalam rangka mencapai pelayanan kesehatan yang berkualitas, penting bagi rumah sakit untuk mengembangkan budaya organisasi yang mendukung pencapaian visi, misi, dan tujuan. Dengan demikian, rumah sakit dapat memastikan bahwa karyawan memiliki lingkungan kerja yang baik, kinerja yang optimal, dan memberikan pelayanan yang responsif serta berkualitas kepada pasien. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendorong rumah sakit dan pemangku kepentingan terkait untuk memahami pentingnya budaya organisasi yang kuat dalam meningkatkan kualitas kerja karyawan serta membangun komitmen karyawan. Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review yaitu dengan menganalisis delapan artikel nasional. Pencarian literatur dilakukan menggunakan google scholar dengan kata kunci “Budaya Organisasi”, “Komitmen Karyawan”, “Kualitas Kerja”, dan “Rumah Sakit”. Berdasarkan delapan artikel yang telah dianalisis menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat, komunikasi yang baik, motivasi kerja, komitmen atau loyalitas karyawan, dan kepuasan kerja saling terkait dan dapat berpengaruh positif terhadap kualitas kerja karyawan. Jika rumah sakit menerapkan budaya organisasi yang baik, karyawan akan memiliki arahan yang jelas mengenai perilaku dan interaksi dalam lingkungan kerja. Budaya organisasi yang kuat di rumah sakit memainkan peran yang signifikan dalam membangun komitmen karyawan dan meningkatkan kualitas kerja karyawan.