Yusaka, Muhammad Dixa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERIAN DIET DIABETES MELITUS B2 PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN GAGAL GINJAL KRONIK (GGK) : SEBUAH LAPORAN KASUS Yusaka, Muhammad Dixa; Pratiwi, Azizah Ajeng
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.23037

Abstract

Diet Diabetes Melitus B2 (DMB2) merupakan diet yang diberikan kepada pasien diabetes melitus tipe II dan gagal ginjal kronik (GGK). Tujuan pemberian diet ini adalah untuk membantu pasien diabetes melitus tipe II dalam menurunkan kadar gula darah sekaligus menjaga fungsi ginjal dengan membatasi asupan protein, fosfor dan kalium yang dapat membantu mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan proses asuhan gizi terhadap pasien yang menderita diabetes melitus tipe II dan gagal ginjal kronik (GGK) dalam menstabilkan gula darah dan asupan garam serta mencegah kerusakan ginjal terjadi terlalu jauh. Studi kasus ini dilakukan pada bulan Oktober 2022 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya Jemursari. Dilakukan proses monitoring selama 3 hari pada tanggal 18 Oktober – 20 Oktober 2022, dengan monitoring dan evaluasi dilakukan pada domain biokimia, fisik klinis dan asupan makan pasien. Hasil yang didapatkan adalah kebutuhan energi belum mencukup kebutuhan dari intervensi yang diberikan akan tetapi nafsu makan sudah berangsur meningkat dan tekanan darah masih naik turun, selain itu pada domain fisik klinis dan domain biokimia sudah membaik. Berdasarkan pengamatan selama tiga hari menunjukkan kondisi pasien yang berangsur membaik mulai dari domain fisik klinis, biokimia dan asupan, diet rendah protein dapat dilanjutkan untuk mencegah kondisi ginjal kembali memburuk. Pasien perlu diberikan anjuran makan yang seimbang mengingat terdapat diabetes melitus tipe II yang sensitif terhadap asupan karbohidrat namun apabila terpenuhi berpotensi mengalami penuruna status gizi pada pasien. Begitu pula dengan pemberian protein yang rendah guna menurunkan kerja ginjal dalam filtrasi.