Fenomena peningkatan waktu tunggu atau antrian pasien di ruang operasi telah menjadi isu di banyak negara.Waktu tunggu operasi elektif menjadi salah satu indikator pelayanan dari suatu fasilitas kesehatan. Bagi pasien, peningkatan waktu tunggu operasi berarti penundaan dalam tindakan operasi yang dibutuhkan, peningkatan stres dan kecemasan, dan potensi penurunan hasil kesehatan. Bagi rumah sakit, waktu tunggu yang lama dapat mengurangi efisiensi, produktivitas, serta merusak citra rumah sakit. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu operasi elektif, kita dapat mengidentifikasi strategi dan intervensi yang mungkin untuk mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, dan pada akhirnya meningkatkan hasil kesehatan bagi pasien. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Database yang digunakan adalah PubMed dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan untuk mencari artikel adalah “Surgical waiting times AND elective surgery AND Factors”. Artikel yang dicari adalah artikel dengan desain penelitian kuantitatif atau kualitatif. Total artikel yang ditemukan sebanyak 157 artikel, tetapi hanya 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang paling sering muncul adalah penundaan jadwal operasi, penundaan tindakan pra operasi, faktor sosioekonomi, kondisi fisik pasien, dan kepemilikan asuransi kesehatan. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa waktu tunggu operasi elektif di rumah sakit dipengaruhi oleh faktor-faktor dari sisi pasien dan juga faktor-faktor dari sisi rumah sakit.