Gastroenteritis akut (GEA) adalah suatu peradangan pada permukaan mukosa lambung yang akut dengan tanda dan gejalanya adalah diare. Infeksi gastroenteritis lebih berisiko pada seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah karena kondisi tertentu, seperti HIV/AIDS. HIV adalah virus yang dapat menyerang dan menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menyebabkan munculnya kumpulan berbagai gejala penyakit yang disebut AIDS. Kondisi GEA yang disertai dengan HIV/AIDS membuat tubuh manusia menjadi lemah akibat kekurangan cairan dan nutrisi. Studi kasus ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran secara jelas mengenai asuhan gizi klinis pada pasien dengan diagnosis medis Gastroenteritis (GEA), HAD/HIV, dan diare akut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan pada populasi yakni satu pasien rawat inap Rumah Sakit X di Kota Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya data rekam medis pasien (pemeriksaan antropometri, biokimia, dan fisik klinis), 24 hour food recall, dan food weighing. Berdasarkan hasil pengamatan dan intervensi selama 3 hari dengan pasien, didapati hasil bahwa pasien telah mencapai target yang ditetapkan untuk mencukupi kebutuhan hariannya sesuai dengan penyakit yang diderita. Meskipun asupan makan pasien telah membaik, namun pemberian makan kepada pasien tergolong fluktuatif. Maka dari itu, pemberian diet TKTP RS telah disesuaikan dengan kondisi untuk mencegah keparahan masalah penyakit pasien. Diharapkan perkembangan kondisi pasien dapat membaik setelah keluar rumah sakit dan pasien dapat terus menerapkan asuhan gizi yang telah diberikan kepada pasien.