Gulo, Raymond Iman Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan terhadap Pembentukan Karakter Anak Gulo, Mainyer For Jaya; Gulo, Raymond Iman Putra; Santosa, Monica
Scientificum Journal Vol. 1 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/sj.v1i3.12

Abstract

Artikel ini merupakan sebuah hasil penelitian mengenai pengaruh lingkungan terhadap pembentukan karakter seorang anak. Karakter merupakan susuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang yang dibentuk sejak usia anak. Pembentukan karakter seorang anak sangat penting untuk menjalani kehidupan dengan menunjukkan nilai-nilai yang baik dan positif. Dalam pembentukan karakter seorang sangat dipengaruhi oleh berbagai lingkungan yaitu, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan sosial. Dalam artikel ini, penulis menggunakan metode literatur yang memakai data dari berbagai referensi seperti, buku, dan tulisan-tulisan lain yang terkait dengan pembahasan. Penelitian ini bertujuan memberikan sebuah pemahaman bahwa karakter seseorang anak dapat terbentuk oleh berbagai pengaruh dari lingkungan dimana seorang anak tersebut berada, sehingga baik atau buruknya karakter seorang anak tergantung bagaimana teladan yang perlihatkan oleh lingkungan sekitarnya
Konsep Pengendalian Diri Menurut St. Maximos The Confessor: Proses Untuk Menyatu Dengan Allah Gulo, Raymond Iman Putra; Tiopan
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64005/jtpk.v2i2.32

Abstract

Artikel ini merupakan analisis terhadap konsep pengendalian diri dari gagasan oleh St. Maximos The Confssor : Proses untuk menyatu dengan Allah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif penulis mengkaji apa yang St. Maximos The Confessor tawarkan tentang konsep pengendalian diri bagi manusia. Ia mengatakan bahwa penguasaan diri tidak hanya berorientasi pada pembatasan tubuh terhadap nafsu semata. Lebih daripada itu, St. Maximos menjelaskan bahwa penguasaan diri adalah karunia Tuhan bagi tubuh untuk tidak berjalan serupa dengan duniawi, sehingga tubuh harus dibawa dalam rasa hening dimana manusia dapat berelasi dan merasakan hadirat Allah. Karena  tanpa adanya sumber energi dari Allah  maka sebesar apapun kekuatan  yang dilakukan manusia akan menuju pada kesia-siaan. Oleh sebab itu, St. Maximos ingin memaparkan sebuah penguasaan diri sejati yang diperoleh di dalam relasi dengan Allah sampai pada akhirnya dapat membawa hidup pada satu kekekalan yang sejati bersama Allah.