Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Impact of Telenursing Implementation on Diet Compliance and Blood Pressure in Patients with Hypertension Arifin, Ahmad; Yudha, Egi Komara; Haryanto, Mokh. Sandi
Fundamental and Management Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/fmnj.v7i1.49450

Abstract

Introduction: Diet compliance remains a major issue in the management of hypertension. To the most recent, face to face and telenursing interventions were implemented in hypertension management. However, the impact of telenursing on diet compliance remains unknown. This study aims to determine the impact of telenursing on diet compliance and blood pressure of patients with hypertension. Methods: A quantitative quasi-experimental design with a pretest-posttest without a Control Group was applied in this study. A purposive sampling technique was applied, and 30 individuals were selected. Data were analysis with inferential statistics McNemar test and the Paired Sample T-test. Results: There was an increase in hypertension patients' dietary compliance after telenursing intervention, from 6.7% to 100%. Additionally, there was a decrease in the average systolic blood pressure from 156.8 mmHg to 145.3 mmHg and diastolic blood pressure from 105 mmHg to 94.3 mmHg. There is an influence of Telenursing on improving dietary compliance and reducing blood pressure in hypertensive patients, with respective p-value <0.001. Conclusions Telenursing positively impacts on the diet compliance and blood pressure of patients with hypertension. Further research on telenursing development and innovation was warranty.
Pengaruh Pelatihan Simulasi Bencana Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama Luka Bakar Pada Anggota PMR Di SMKN 1 Cisarua Bandung Barat Awulia, Putri; Rustandi, Budi; Haryanto, Mokh. Sandi; Pitono, Arie J
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Luka bakar merupakan cedera jaringan yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Tingginya angka kejadian luka bakar, termasuk pada remaja usia sekolah, menuntut adanya kesiapsiagaan dalam pemberian pertolongan pertama. Anggota Palang Merah Remaja (PMR) memiliki peran penting sebagai penolong pertama di lingkungan sekolah, namun belum seluruhnya mendapatkan pelatihan simulasi bencana terkait penanganan luka bakar. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan simulasi bencana terhadap pengetahuan kesiapsiagaan pertolongan pertama luka bakar pada anggota PMR di SMKN 1 Cisarua Bandung Barat. Metode penelitian: Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 27 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum pelatihan, sebagian besar responden berada pada kategori kurang baik (74,1%). Setelah pelatihan, mayoritas responden berada pada kategori baik (81,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value < 0,001 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Simpulan: Pelatihan simulasi bencana berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan pertolongan pertama luka bakar pada anggota PMR di SMKN 1 Cisarua.