Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Struktur dan Koordinasi Pentahelix dalam Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung Imas Sumiati; Aulia, Farras
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 2 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i2.5229

Abstract

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung tidak dapat terwujud jika masing-masing pihak bekerja secara mandiri. Dengan kata lain kerjasama antar pihak pentahelix dalam kebijakan penempatan ruang terbuka hijau di Kota Bandung sangatlah penting. Rekomendasi untuk Pemerintah Kota Bandung agar lebih berani untuk mengambil langkah baru di bidang pengadaan alun-alun hijau dengan melakukan pembelian lahan agar fenomena pengalihan lahan dapat dicegah sedini mungkin. Secara keseluruhan, Ruang Terbuka Hijau bukan hanya dikelola oleh satu instansi, akan tetapi dikelola oleh instansi teknisi yang mana dibutuhkan untuk menjalankan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau sesuai Peraturan Daerah No. 7 Tahun 2011 tentang pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pola koordinasi Pentahelix pada penataan ruang terbuka hijau di Kota Bandung. Dengan berlandaskan regulasi RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) yang mana keseluruhan wilayah baik lahan dikelola oleh Dinas Tata Ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Maka dalam saran ini diperuntukan kepada pemerintah daerah Kota Bandung untuk merealisasikan jejaring kebijakan dalam SKPD yang terstruktur dan komprehensif sehingga menghasilkan kinerja yang akuntabel dan terkoordinir antar instansi masing–masing.
Kualitas Pelayanan Inovasi Sipesat Di Kabupaten Sumedang Sumiati, Imas; Ridwan, Muhamad; Abdul Qodir Zaelani, Nurfadillah; Aulia, Farras; Meirina, Nadia Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10167

Abstract

Kualitas pelayanan inovasi sipesat yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumedang masih belum optimal. Hal ini didasarkan dari temuan yang dilakukan peneliti bahwa kualitas pelayanan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial belum efektif, hal ini terlihat dari pelayanan yang tidak efektif, tindaklanjutnya sangat lama, serta rumit menjadi permasalahan yang harus segera dicari solusinya oleh Dinas Sosial, terlebih sosialisasi yang dilakukan belum optimal serta hanya disosialisasikan kepada fasilitator desa, sehingga informasi terkait inovasi sipesat ini belum sampai secara menyeluruh kepada masyarakat. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ditemukan 2 tema, 7 kategori dan 63 code dalam Kualitas Pelayanan Inovasi Sipesat di Dinas Sosial Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini meliputi: Pejabat fungsional Dinas Sosial dan Puskesos Desa Mekar Rahayu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaktif (Miles dan Huberman) yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat bantu software Atlas.ti versi 9.