Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PADA PASAL 162 UNDANG-UNDANG NOMOR 04 TAHUN 2009 TENTANG MINERBA OLEH POLRES KUTAI TIMUR Firdaus, Alan
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v4i2.7661

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui aturan-aturan hukum dalam penegakan hukum tidak pidana pada Pasal 162 UU Nomor 4 2009 Tentang Minerba oleh Polres Kutai Timur; dan 2) Untuk mengetahuikewenangan penyidik tindak pidana pertambangan menurut Undang-Undang Pertambangan dalam penegakan hukum tidak pidana pada Pasal 162 UU Nomor 4 2009 Tentang Minerba Oleh Polres Kutai Timur.Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) Dalam UU Minerba ancaman pidana pokok yang dicantumkan adalah penjara, kurungan, dan denda, maka secara otomatis ketentuan dalam KUHP mengenai pelaksanaanya berlaku pula karena undang-undang tidak mengatur cara pelaksanaan pidana tersebut. Pada dasarnya yang menjadi persoalan yaitu mengenai pelaksanaan pidana denda dalam UU Minerba; dan 2) Penyidikan tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara dilakukan oleh penyidik pejabat polisi Negara Republik Indonesia, pejabat pegawai negeri sipil yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang pertambangan yang diberi wewenang khusus sebagai penyidik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyidikan merupakan serangkaian tindakan penyidik untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.
Penerapan Metode Grafik Untuk Menghitung Keuntungan Maksimum Toko Mebel XYZ Firdaus, Alan
EXSACT-A Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v3i1.3858

Abstract

The furniture industry encompasses various activities, from raw material processing to the production of finished goods. XYZ Furniture Store faces challenges in determining the optimal production quantities of wooden tables and chairs to maximize profits while managing limited resources such as raw materials and production time. This study aims to analyze and find an optimal solution using the graphical method in Linear Programming (LP). The methodology includes problem identification, data collection on per-unit profit, raw material requirements, and production time per product. A mathematical model is developed with an objective function to maximize profit and constraints reflecting available resource limitations. The graphical method is applied by visualizing constraints in a two-dimensional graph to determine the feasible area and evaluating extreme points to identify the optimal solution. The findings indicate that the optimal production quantities are 16.8 units of tables and 6.6 units of chairs per day, yielding a maximum profit of Rp1,104,000. The graphical method proves to be an effective approach for solving optimization problems involving two decision variables—table and chair production—affected by raw material limitations of 30 kg per day and a maximum production time of 40 hours per day. The conclusion of this study provides strategic recommendations for XYZ Furniture Store to enhance production efficiency and profitability. These findings also highlight that Linear Programming is a valuable analytical tool for making production decisions in the furniture industry with constrained resources.