Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF GUIDANCE PROGRAMS FOR PRISONERS IN THE CLASS I DETENTION CENTER LABUHAN DELI br Tarigan, Dia Nita Laurellia; Nur R, Siti Hazzah
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 1 No. 1 (2023): February 2023, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSS
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v1i1.13

Abstract

The prisoner guidance programs are part of the correctional system, which is carried out in the penitentiary (Lapas). The problem that occurs is that most of the conditions in Lapas have exceeded capacity, so the guidance programs must also be carried out at the Detention Center (Rutan). This increased Rutan's function and caused Rutan to face a number of challenges. The purpose of this study is to describe the implementation of guidance programs for prisoners at the Labuhan Detention Centerlem that occurs is that most of the conditions in Lapas have exceeded capacity, so the guidance programs must also be carried out at the Detention Center (Rutan). This increased Rutan's function and caused Rutan to face a number of challenges. The purpose of this study is to describe the implementation of guidance programs for prisoners at the Labuhan Detention Center. This study uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The obtained data were analyzed using the implementation theory put forward by Charles O. Jones, including organization, interpretation, and application. Through this research, it is known that the guidance programs for prisoners in Class I Detention Center Labuhan Deli are running quite well. It can be seen in the existence of an organizational structure and a clear division of tasks, adequate resources, work procedures, activity schedules, and good communication with other organizations. However, the socialization carried out by the detention center has not been optimal, and the marketing of products made by prisoners is still limited.  
Analisis E-Government Dengan Model Government To Citizine Di Dinas Kependudukan Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Siregar, Nikita Willly; Nur R, Siti Hazzah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15577

Abstract

Pelayanan adminitrasi kependudukan berbasis online adalah rangkaian kegiatan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk memfasilitasi masyarakat dan instansi terkait penerbitan dokumen kependudukan. Penerapan aplikasi PERKEBBAS ditemukan masih terdapat berbagai masalah seperti kurangnya pemahaman masyarakat, kurangnya sosialisasi, fasilitas teknologi pendukung kurang memadai dan belum sepenuhnya instansi yang bekerjasama dengan pihak dinas menerapkan aplikasi PERKEBBBAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapa e- Government dengan Model Government to Citizens melalui aplikasi PERKABBAS di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dairi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa untuk menerapkan konsep-konsep digitalisasi sektor publik dimana aplikasi PERKEBBAS di buat dengan model Government to Citizens yaitu untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Terdapat tiga elemen yang harus dimiliki menurut hasil kajuan dan riset dari Harvard JKF School of Government yaitu pertama elemen dukungan ditemukan belum adanya sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat secara langsung, Sosialisasi masih hanya dilakukan melalui media online dan kepada instansi yang bekerjasama dengan pihak dinas. Element kedua kapasitas yaitu perlunya peningkatan anggaran, agar dapat memenuhi sarana prasarana seperti mesin pencetak KTP dan Kartu Identitas anak di 15 Kecamatan di Kabupaten Dairi.
KOORDINASI ANTAR INSTANSI DALAM MEMBERIKAN LAYANAN KAWASAN TERTIP LALU LINTAS DI KOTA MEDAN Eliza, Vebria; Nur R, Siti Hazzah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.21224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan dan mengetahui koordinasi antar instansi dalam memberikan layanan kawasan tertip lalu lintas di Kota Medan yang mengarah kepada Dinas Perhubungan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kota Medan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan. Permasalahan terkait dengan becak bermotor, adanya pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan tertip lalu lintas serta masyrakat yang tidak mengetahui tentang kawasan tertip lalu lintas di kota medan sehingga mengakibatkan masih banyaknya terjadi pelanggaran lalu lintas. Metode yang di gunakan pada penelitian ini deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan cara wawancara, observasi, data skunder dan studi pustaka yang berkaitan dengan kawasan tertip lalu lintas dan penertiban lalu lintas di Kota Medan. Data yang di peroleh oleh peneliti kemudian di analisis secara kualitatif dengan cara meninjau semua data yang dikumpulkan serta di dukung oleh hasil wawancara dengan melihat indikator koordinasi seperti kesatuan tindakan, komunikasi, pembagian kerja dan disiplin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak adanya Surat Keputusan (SK) terkait Kawasan Tertip Lalu Lintas (KTL), tidak adanya sosialisasi yang di lakukan terkait kawasan tertip lalu lintas  kepada masyarakat, masih kurangnya kesadaran diri akan tugas dan tanggung jawab setiap instansi serta komunikasi antar instansi masih sering mengalami keterlambatan informasi sehingga sangat perlu untuk memperkuat koordinasi antar instansi terkait.Kata Kunci : Koordinasi, Kawasan Tertip Lalu Lintas, Antar Stakeholder.