Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A DESCRIPTIVE ANALYSIS ON THE EXISTENCE OF THE TORANG ART COMMUNICTY IN SULAWESI UTARA Rondonuwu, Angelia Feren; Mangare, Jans G.; Rantung, Ruly
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 4 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i4.8239

Abstract

This present study aims at analyzing the existence of the Torang Art Community in North Sulawesi. This research uses qualitative descriptive method which are used to determine and report the existing situation according to reality. In this study, the data collection was carried out by using observation, interview and documentation techniques and supported by data triangulation techniques as data validity. The obtained data are then analyzed descriptively.  The results of this research show that the TORANG art community was declared on November 5, 2018 in Tomohon at the Maria Budiyatmi plenary exhibition formed by several North Sulawesi artists. The existence of the TORANG art community existed only in the early years of this community. Several art activities have been carried out by the TORANG art community, including exhibitions, discussions of works, work reviews, sketches on the spot and several art activities that often complement the exhibition when the exhibition is held such as body painting, live painting, and so on. But currently, according to the data found, the TORANG Art community can be said to have begun to fade or have not been active in art activities for approximately the last year. Then there are also several factors that influence the TORANG Art community, both supporting factors such as a sense of togetherness and mutual care and inhibiting factors such as distance between members and funds in art activities.
ANALISIS DESKRIPTIF TERHADAP PENERAPAN MOTIF RAGAM HIAS POSO PADA KARYA SENI KRIYA Mangare, Jans G.; Binalai, Glory Christy Gabriella; Matey, Meyer Worang
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/9gxznx28

Abstract

Motif ragam hias Poso merupakan salah satu warisan budaya yang kaya dan beragam di Indonesia. Motif ini memiliki ciri khas yang unik dan merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Poso. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan motif ragam hias Poso sebagai budaya daerah Kabupaten Poso pada karya seni kriya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau menguraikan fenomena. Lokasi penelitian ini adalah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Waktu penelitian ini berlangsung selama 4 bulan, mulai dari Agustus hingga November 2024. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan Bapak Senang Joyodimejo, seorang pengrajin kayu hitam/eboni; Bapak Trivon Glorya Sonora, selaku majelis adat Poso; serta Bapak Nestor Binalai, sebagai pemilik buku ragam hias Poso. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi literatur, wawancara terstruktur, dan observasi partisipatif. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan teknik deskriptif, yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan motif ragam hias Poso pada karya seni kriya dapat memberikan nilai tambah pada produk kerajinan, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan Poso di pasar nasional dan internasional. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pemasaran dan promosi produk kerajinan Poso yang berbasis pada kekayaan budaya dan tradisi daerah.
KAJIAN TERHADAP PENERAPAN DESAIN ORNAMEN SANGIHE PADA KARYA KERAJINAN GERABAH: SEBUAH STUDI LAPANGAN DI DESA KOLONGAN KECAMATAN TAHUNA BARAT Mangatore, Christian Sastro; Mangare, Jans G.; Kolibu, Ronald M. P.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 1 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v5i2.9357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan kembali ornamen Sangihe dengan menerapkannya pada media gerabah di Desa Kolongan Kecamatan Tahuna Barat Selain itu penelitian ini juga berupaya menghidupkan kembali eksistensi gerabah Desa Kolongan yang semakin berkurang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik bertahap yang mencakup proses perancangan desain ornamen hingga penerapannya pada gerabah Proses ini memerlukan waktu yang cukup panjang untuk menghasilkan karya yang sesuai dengan tujuan penelitian Teknik repetisi atau irama juga diterapkan dalam karya kerajinan ini untuk memperkaya estetika ornamen Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 jenis ornamen Sangihe yang berhasil dikembangkan dan diterapkan pada gerabah menghasilkan 15 karya kerajinan gerabah khas Desa Kolongan Penelitian ini memiliki implikasi bagi masyarakat Sangihe serta bagi mahasiswa khususnya di jurusan Seni Rupa Penerapan ornamen Sangihe pada gerabah menjadi sarana yang efektif dalam upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan khususnya ornamen tradisional Sangihe dan eksistensi gerabah Kolongan Selain itu penelitian ini relevan dengan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka khususnya pada mata kuliah Gambar Ornamen dan Ragam Hias Sulawesi Utara< em> di semester III dan IV di Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan Universitas Negeri Manado Penerapan hasil penelitian ini dapat memperkaya wawasan mahasiswa dalam mengidentifikasi mengenal bentuk memahami ragam hias serta menafsirkan makna ornamen Sangihe dalam konteks seni rupa dan budaya lokal < p>
UPACARA ADAT TULUDE DALAM SENI LUKIS DEKORATIF: PROSES BERKARYA DAN PELESTARIAN BUDAYA KEPULAUAN SANGIHE Mangare, Jans G.; Matey, Meyer Worang; Londonaung, Maden Kirby Martinus
KOMPETENSI Vol. 5 No. 7 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7qtrv955

Abstract

Upacara Tulude, sebagai salah satu tradisi tertua masyarakat Sangihe, merupakan ritual syukur dan penghormatan yang diwariskan turun-temurun. Upacara ini awalnya memiliki makna spiritual yang sangat kuat, yaitu sebagai ungkapan terima kasih kepada Mawu Ruata Ghenggonalangi (Tuhan Yang Maha Tinggi) atas penyertaan selama setahun penuh, sekaligus sebagai doa dan harapan untuk memasuki tahun yang baru dengan berkat dan keselamatan. Proyek ini bertujuan menciptakan karya seni lukis dekoratif bertema Upacara Adat Tulude sebagai bentuk dokumentasi visual dan upaya pelestarian upacara Adat Tulude. Proses berkarya dilakukan melalui pengumpulan data etnografis, observasi visual terhadap elemen ritual Tulude, penyusunan sketsa dengan penekanan pada motif tradisional, serta pengerjaan karya akhir menggunakan teknik dekoratif yang menggabungkan garis, pola, dan komposisi simbolik. Hasil proyek ini diwujudkan dalam bentuk serangkaian lukisan dekoratif yang secara visual menggambarkan tahapan-tahapan utama dalam Upacara Tulude. Setiap lukisan dirancang bukan hanya sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media yang menyampaikan nilai, simbol, dan makna budaya Sangihe. Dalam proses penciptaannya, unsur-unsur visual seperti warna tradisional, pola khas Sangihe, bentuk ornamen, dan ikon-ikon adat diolah sedemikian rupa agar selaras, sehingga menciptakan harmoni visual yang kuat dan tetap setia pada karakter budaya Sangihe.