Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Regional Economic Transformation Through The Establishment of A New Industrial Growth Center In Riau Islands Province In 2020 Prameswari, Evany Sofia; Ganjar Winasis; Muhammad Syahrian Zulkarnain; Alvito Abimanyu
Forum Ilmu Sosial Vol. 52 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v52i2.35829

Abstract

The Kepulauan Riau Province, despite its significant industrial potential, faces economic disparity between regions due to its archipelagic geography. This study aims to identify strategies for establishing new industrial growth centers that can attract investment and reduce regional disparities. The approach employed includes the analysis of Gross Regional Domestic Product (GRDP) and the application of several analytical methods, namely Shift-Share, Location Quotient (LQ), and Multiplier Effect. The results of the analysis indicate that establishing an industrial growth center in Natuna Regency, which possesses abundant natural resources, particularly in the fisheries and energy sectors, is a strategic step to stimulate economic growth and reduce regional disparities. The selection of this growth center location also aligns with the principles outlined by François Perroux regarding the characteristics of growth poles
Rancang Bangun Stadiometer Digital untuk Deteksi Dini Risiko Stunting pada Anak Usia 2-5 Tahun Berbasis ESP32 Ganjar Winasis; Afeef Kurnia Rahmawan; Bambang Hadi Kunaryo
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 20 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v20n2.3046

Abstract

Stunting mendapatkan perhatian khusus kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan karena termasuk dalam beban gizi utama di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Indonesia adalah sebesar 19,8% atau lebih rendah 0,3% dari target 20,1%. Hasil SSGI Tahun 2024 juga menunjukkan adanya penurunan prevalensi stunting di Indonesia dari sebelumnya 21,5% pada Tahun 2023. Berbagai cara dilakukan untuk dapat menurunkan angka stunting di Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk pencegahan dini stunting. Rancang bangun stadiometer digital bertujuan untuk deteksi dini risiko stunting pada anak usia 2-5 tahun. Dalam penelitian ini, stadiometer digital digunakan untuk mengukur tinggi badan dan mengidentifikasi status risiko stunting. Pengukuran tinggi badan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 dengan menerapkan pendekatan regresi linier pada rumus yang digunakan. Hasil pengukuran tinggi badan, data usia, dan data jenis kelamin diolah menggunakan ESP32 untuk dapat menentukan status risiko stunting. Data yang diterima ESP32 akan dibandingkan dengan data tabel standar Tinggi Badan berdasarkan Usia (TB/U) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Berdasarkan hasil pengujian, stadiometer digital dalam penelitian ini mencapai keakuratan 96,67% dalam menentukan status risiko stunting. Data status risiko stunting dalam alat tersebut ditampilkan pada LCD 16x2.