p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SIPIL SAINS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN SISTEM INSTALASI PLAMBING AIR BERSIH PADA GEDUNG RUSUN ASN BPKP SOFIFI Muhibad, Nadila; Nagu, Nani; Rizky Ahadian, Edward
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6592

Abstract

 Abstrak:Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Dalam perencanaan sistem plambing air bersih, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu kebutuhan air bersih, kapasitas tangki penampung air, kualitas air yang didistribusikan, laju dan kecepatan aliran dalam pipa. Berdasarkan UUD RI No. 20 Tahun 2011, sebuah rumah susun harus memiliki kelengkapan prasarana yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan tempat tinggal yang layak, salah satunya adalah penyediaan air bersih yang baik. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk merancang sistem penyediaan air bersih yang dapat memebuhi kebutuhan air sehari-hari dan memberikan kenyamanan serta kepuasan kepada penghuni gedung. Dalam merencanakan sistem plambing perlu diketahui terlebih dahulu kebutuhan air bersih yang mana menggunakan metode jumlah penghuni mengacu pada SNI 03-7065-2005 dengan standar pemakaian air bersih untuk gedung rumah susun sebesar 100 liter/orang/hari. Berdasarkan perhitungan, didapatkan kebutuhan air bersih gedung rusun ASN BPKP Sofifi adalah 17,6 m3/hari sesuai dengan perkiraan jumlah penghuni sebanyak 176 orang dikali 100 liter/orang/hari. Kapasitas tangki air bawah (Ground Water Tank) sebesar 21,12 m3 dan tangki air atas (Rooftank) sebesar 4 m3. Diameter pipa air bersih yang diperlukan sebesar 1/2 inchi, 3/4 inchi, 1 inchi, 1 ¼ inchi dan 2 inchi.Kata kunci: Plambing, Air Bersih, GWT, Rooftank, Pipa Abstract: Plumbing systems are an inseparable part of building construction. In planning a clean water plumbing system, several things need to be considered, namely the need for clean water, the capacity of the water storage tank, the quality of the water distributed, and the rate and speed of flow in the pipe. Based on the RI Constitution No. 20 of 2011, an apartment must have complete infrastructure that meets specific standards for adequate housing needs, one of which is the provision of good clean water. Therefore, this research is intended to design a clean water supply system that can meet daily water needs and provide comfort and satisfaction to building occupants. When planning a plumbing system, it is necessary first to know the need for clean water, using the number of occupants method referring to SNI 03-7065-2005 with a standard for clean water usage for apartment buildings of 100 liters/person/day. Based on calculations, it was found that the clean water requirement for the ASN BPKP Sofifi flat building was 17.6 m3/day, by the estimated number of residents of 176 people multiplied by 100 liters/person/day. The capacity of the ground water tank is 21.12 m3, and the roof tank is 4 m3. The required clean water pipe diameters are 1/2 inch, 3/4 inch, 1 inch, 1 ¼ inch, and 2 inches.Keywords: Plumbing, Clean Water, GWT, Rooftank, Pipe 
EVALUASI ESTIMASI BIAYA PROYEK GEDUNG BERBASIS RAB DENGAN METODE AHP-TOPSIS PADA 7 PROYEK Samudra, Annisa Rimadantia; Rizky Ahadian, Edward
JURNAL SIPIL SAINS Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v15i2.11066

Abstract

Estimasi biaya proyek konstruksi adalah proses penting yang menentukan kelayakan proyek, efisiensi alokasi sumber daya, dan keberhasilan proyek secara keseluruhan. Dalam konstruksi bangunan, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) seringkali menghadapi tantangan ketidakpastian dan variabilitas, sehingga memerlukan metode evaluasi yang objektif dan terstruktur. Studi ini bertujuan untuk menilai akurasi estimasi biaya berbasis RAB untuk tujuh proyek bangunan menggunakan pendekatan Terpadu Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode kuantitatif diterapkan dengan mengumpulkan data primer melalui penilaian ahli terhadap empat kriteria utama yaitu biaya, durasi, kualitas, dan risiko serta 12 sub-kriteria terkait, didukung oleh data sekunder dari dokumen RAB dan spesifikasi teknis proyek. AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas, dengan biaya diidentifikasi sebagai kriteria yang paling berpengaruh (0,53), diikuti oleh durasi (0,19), kualitas (0,18), dan risiko (0,10). Bobot global dimasukkan ke dalam prosedur TOPSIS untuk menghasilkan nilai preferensi (Ci) untuk setiap proyek. Nilai Ci diklasifikasikan lebih lanjut menggunakan ambang persentil pada P25, P50, dan P75 untuk mengkategorikan tingkat kinerja. Batas yang ditetapkan adalah P25 = 0,5193, P50 = 0,5204, dan P75 = 0,5232, yang mengakibatkan proyek B dan G masuk kategori Tinggi (Ci ≥ P75), proyek F dan D masuk kategori Sedang (Ci ≤ P75), dan proyek C, E, serta A masuk kategori Rendah (Ci ≤ P50). Temuan ini memberikan kerangka kerja yang dapat diukur dan direplikasi untuk mengevaluasi konsistensi dan keandalan perkiraan biaya di berbagai proyek bangunan. Integrasi AHP-TOPSIS terbukti efektif untuk evaluasi biaya yang komprehensif, dan studi di masa depan didorong untuk memperluas ukuran sampel dan memasukkan indikator kinerja empiris untuk meningkatkan akurasi keputusan. Kata kunci: AHP, TOPSIS, estimasi biaya, RAB proyek gedung, MCDM.