Anisah Azzahra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RELASI ANTARA JIN DAN MANUSIA MENURUT AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Maudhu’i) Anisah Azzahra; Andy Hariyono
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penafsiran mufassir tentang ayat-ayat yang menjelaskan relasi antara manusia dan jin dalam Al-Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan kualitatif tafsir melalui tematik maudhu’i. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data mengalir (Flow Model), yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara manusia dan jin memiliki dua bentuk, yaitu relasi asosiatif dan disosiatif. Relasi asosiatif terdapat dalam surah al-Zariyat ayat 56, yang menggambarkan hubungan baik antara jin dan manusia dalam konteks ibadah. Sedangkan relasi disosiatif terdapat dalam surah al-An’am ayat 128, yang menggambarkan hubungan buruk, di mana jin dan manusia berkolaborasi dalam kemaksiatan. Surah al-Jin ayat 6 juga menjelaskan tentang relasi buruk, di mana manusia meminta perlindungan kepada jin, yang mengarah pada kesyirikan. Selain itu, surah al-Nas ayat 6 menunjukkan kerja sama antara jin dan manusia dalam menyesatkan umat manusia, dengan keduanya berperan sebagai setan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa relasi antara jin dan manusia dapat memberikan dampak baik maupun buruk. Dampak positifnya adalah memperkuat keimanan kepada Allah SWT, sementara dampak negatifnya dapat berupa gangguan, kesulitan, kesyirikan, dan kerugian sosial. Untuk menghindari gangguan jin, manusia disarankan untuk beristighfar, berdzikir, dan menjauhi langkah-langkah setan.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Anisah Azzahra; Mudaim; Hadi Pranoto
Counseling Milenial (CM) Vol. 7 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v7i2.5759

Abstract

The purpose of this research is to describe the role of guidance and counseling teachers in the implementation of the independent curriculum at SMP Negeri 1 Punggur, Central Lampung. Then explain what the roles and challenges are in the implementation of the independent curriculum and how the efforts made by guidance and counseling teachers in overcoming the challenges of the independent curriculum at SMP Negeri 1 Punggur. The research approach used is qualitative research with a narrative research type. With qualitative research, it is possible to obtain complete and accurate data. The methods used in data collection are field observations and interviews. Based on the research results that have been carried out regarding the role of guidance and counseling teachers in the implementation of the independent curriculum, it can be concluded that the role of guidance and counseling teachers in the independent curriculum includes being a motivator, agent of change and prevention, facilitator, counselor, career development, consultant, assessor, and collaborating with the school. The challenges faced by guidance and counseling teachers include adapting to technology, having creativity and innovation in learning methods, increased workload, and limited human resources. Efforts made to overcome these challenges include motivating themselves, attending training and competency development activities, collaborating with various related parties, and gaining support from the school.