Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perspektif Islam Terhadap Dampak Fomo Pada Kebutuhan Eksistensi Manusia Modern Abidah Bintang; Riska Juliani
Cemara Education and Science Vol. 3 No. 3 (2025): Vol III. Edisi III. Tahun 2025
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) telah menjadi salah satu tantangan psikologis yang marak di era digital, terutama di kalangan generasi muda. FOMO ditandai oleh perasaan cemas atau takut tertinggal informasi, pengalaman, atau tren yang sedang berlangsung, sehingga mendorong individu untuk terus terhubung dengan media sosial. Dalam perspektif Islam, konsep eksistensi manusia tidak hanya diukur dari pengakuan sosial, melainkan dari kualitas hubungan dengan Allah dan kontribusi terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak FOMO terhadap kebutuhan eksistensi manusia berdasarkan pandangan Islam, dengan fokus pada nilai-nilai spiritual, akhlak, dan keseimbangan hidup. Hasil analisis menunjukkan bahwa FOMO dapat menggeser orientasi hidup dari tujuan ukhrawi menuju pencapaian duniawi semata, yang berpotensi menimbulkan tekanan psikologis, menurunkan keikhlasan, dan mengikis rasa syukur. Oleh karena itu, penting adanya internalisasi nilai-nilai Islami seperti qana‘ah, tawakkal, dan pengelolaan waktu agar individu mampu mengendalikan diri dari dampak negatif FOMO.
Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Profesional Guru Riska Juliani
Cemara Education and Science Vol. 3 No. 3 (2025): Vol III. Edisi III. Tahun 2025
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam artikel ini, kami membahas bagaimana penggunaan teknologi digital dapat membantu meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru di era pendidikan kontemporer. Dalam studi kepustakaan, artikel ini menekankan bagaimana guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efisien, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan siswa melalui teknologi digital seperti sistem pengelolaan pembelajaran (LMS), aplikasi interaktif, dan media pembelajaran digital. Studi menunjukkan bahwa pelatihan terus-menerus dalam literasi digital sangat penting untuk mengatasi keterbatasan kemampuan guru dalam penggunaan teknologi. Namun, beberapa sekolah, terutama di daerah terpencil, masih menghadapi masalah besar seperti kekurangan infrastruktur, kurangnya literasi digital, dan enggan mengikuti perubahan. Selain itu, artikel ini membahas berbagai potensi solusi. Ini termasuk meningkatkan infrastruktur teknologi, menyediakan pelatihan digital yang relevan, dan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Meningkatnya efektivitas pengajaran, interaksi yang lebih baik, dan personalisasi pembelajaran adalah beberapa contoh manfaat pemanfaatan teknologi digital terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa. Namun, kebijakan dan pengawasan yang tepat juga diperlukan untuk mengantisipasi risiko seperti pengalihan tugas guru dan kebocoran data. Oleh karena itu, memasukkan teknologi digital yang ideal ke dalam institusi pendidikan dapat membantu membangun lingkungan pendidikan yang inovatif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.