Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Characteristic of Physical and Chemical in Randusanga Kulon Waters, Brebes for Suitability of Green Mussel (Perna viridis) Cultivation Nisa, Mufidah Rohmatun; Amalia, Hasnita Puspa; Paramitha, Laura Keisya; Sanjayasari, Dyahruri
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 5 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v5i2.2342

Abstract

Randusanga Kulon waters as a habitat of green mussels had potential as a cultivation area. The prospect of the economy of green mussels cultivation is high due to rapid growth, available annually, and can tolerate the environmental changes. This study was aimed to identify the water quality in Randusanga Kulon waters for green mussel cultivation, there are physical and chemical characteristics such as temperature, turbidity, water clarity, TSS, TDS, and salinity, pH, DO, ammonia. The sampling was conducted on December 2024 using purposive sampling method by setting up 3 stations based on distance, the results are compared with quality standard of PP No. 22 2021. The result of physical characteristic, average temperature at three station is 31°C, turbidity range between 4-27 NTU, water clarity range between 15-50 cm, TSS range between 72-93 mg/L, TDS range between 204-304 mg/L. The results of chemical characteristic, average salinity at three station is 25 ‰, average pH is 7, DO range between 4-5 mg/L, ammonia range between 0.092-0.199 mg/L. The results showed some of parameters were exceed the quality standard of PP No. 22 2021 therefore the conditions of Randusanga Kulon waters still suitability for green mussel cultivation.
Budaya Literasi Anak sebagai Modal Sosial Dalam Pembangunan Desa Wonosari, Yogyakarta Hayati, Sakinatul; Septyono, Rizky; afifah, Wadhhah; Evina, Putri Ratu; Fatmatuzzahro, Chanza; Saputra, Arif Tri; Nisa, Mufidah Rohmatun
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.17514

Abstract

Pengembangan budaya literasi anak di Desa Wonosari menjadi modal sosial utama dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan literasi di desa tersebut, mengingat skor literasi membaca Indonesia yang masih rendah berdasarkan studi PISA 2022. Desa Wonosari, yang memiliki populasi anak usia sekolah cukup besar dan lembaga pendidikan yang memadai, menjadi studi kasus yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, dan mengaplikasikan teori habitus Pierre Bourdieu untuk memahami bagaimana kebiasaan literasi dapat terbentuk melalui pengalaman sosial dan program kerja yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN seperti "Kunjungan Literasi ke Sekolah" dan "Gebyar Literasi" berhasil menumbuhkan minat baca dan kemampuan berbahasa pada anak. Meskipun Desa Wonosari memiliki fasilitas pendukung seperti perpustakaan desa yang memadai, masih ada tantangan terkait optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan ketersediaan pengelola yang kurang. Oleh karena itu, penanaman habitus literasi sejak dini dan kolaborasi antara berbagai pihak, seperti pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan keluarga, sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kritis, dan adaptif, serta mendukung pembangunan desa berkelanjutan.