ABSTRACT This study aims to compare mathematics learning outcomes between classes using a conventional approach and those implementing ice breaking activities for sixth-grade students at SDN 4 Tengguli in the 2024-2025 academic year. The research method employed was quantitative with a comparative approach. Data were collected through a 15-item learning learning outcome test instruments and analyzed using a t-test. The results showed that the average score of the conventional class was 7.36, while the ice breaking class averaged 6.88. Statistical analysis yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.651 (> 0.05), indicating no significant difference between the two approaches. Thus, it can be concluded that ice breaking does not significantly enhance mathematics learning outcomes compared to conventional methods. These findings suggest that other factors, such as teaching strategies, student motivation, or learning environment, should be considered to improve the effectiveness of mathematics instruction. Keyword: Conventional Approach, Ice Breaking Activities, Mathtematics Learning Outcome, ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan pendekatan konvensional dan kelas yang menerapkan kegiatan ice breaking pada siswa kelas VI SDN 4 Tengguli tahun pelajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar sebanyak 15 soal, kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas konvensional adalah 7,36, sedangkan kelas ice breaking adalah 6,88. Berdasarkan uji statistik, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,651 (> 0,05), yang mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua pendekatan tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan ice breaking tidak secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Temuan ini memberikan implikasi bahwa faktor lain seperti strategi pembelajaran, motivasi siswa, atau lingkungan belajar perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika Kata Kunci: Pendekatan Konvensional, Ice Breaking, Hasil Belajar Matematika