Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI USAHA AQUAPONIK DI KELURAHAN MAKBUSUN DISRTIK MAYAMUK KABUPATEN SORONG Leiwakabessy, Ivonne Martha; Yanti, Dwi Indah Widya; Tabalessy, Roger; Palemba, Joelan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2589

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan suatu upaya menciptakan lapangan pekerjaan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok petani dan pembudidaya ikan di Kelurahan Makbusun Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong. Kelompok petani dan pembudidaya ikan di Kelurahan Makbusun berjumlah 10 kelompok dan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sinergitas dilakukan antara Fakultas Pertanian Universitas Kristen Papua dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong, Dinas Perikanan Kabupaten Sorong, asosiasi swasta, serta salah satu kelompok petani dan pembudidaya ikan Karya Lele dalam suatu program Desa Berinovasi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dengan memberikan penyuluhan sekaligus mempraktekkan kegiatan yang meliputi pelatihan pembuatan instalasi, pelatihan merakit media dan bahan yang digunakan untuk hidroponik, pelatihan pembuatan pakan ikan, serta pembudidayaan ikan dan sayuran. Upaya pengembangan usaha yang dilakukan Kelurahan Makbusun Distrik Mayamuk, salah satunya adalah penyediaan fasilitas untuk kolam ikan baik bioflok maupun kolam alami dan fasilitas hidroponik untuk budidaya ikan dan budidaya sayuran sebagai produk unggulan wilayah distrik dimaksud. Selain itu Kombinasi budidaya ikan dan budidaya sayuran yang dikelola secara pertanian terpadu dengan nutrisi yang di berikan  epada tanaman secara hidrophonik kemudian menjadi pakan bagi budidaya ikan akan memberikan nilai estetika bagi pengembangan agro wisata di Kabupaten Sorong
Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Klamana Distrik Sorong Timur Way, Mailan; Widya Yanti, Dwi Indah; Masengi, Melisa; Tabalessy, Roger; Manurung, Melani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15055

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang struktur dan kelimpahan gastropoda di habitat hutan mangrove Desa Klamana, Sorong Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Ditemukan tujuh spesies gastropoda di tiga lokasi pengamatan, yaitu: Terebralia palustris, Cerithidea cingulate, Trochus radiatus, Telescopium telescopium, Nerita planospira, Littoria melanostoma, dan Nedilittorina pyramidalis. Kepadatan spesies gastropoda rata-rata 40 per meter persegi di Stasiun I, 53 di Stasiun II, dan 53 di Stasiun III. Keanekaragaman adalah 0,94–1,00, Keseragaman 0,67–1,00, dan Dominasi 0,15–0,33.
Struktur Komunitas Mangrove Di Distrik Klaurung Kelurahan Klablim Kota Sorong Howay, Elvira; Widya Yanti, Dwi Indah; Palemba, Joelan; Payung, Clara; Tabalessy, Roger
INTEGRATED OF FISHERIES SCIENCE Vol 2 No 1 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ifs.v2i1.196

Abstract

As a typical ecosystem for coastal areas, mangrove ecosystems have many functions and benefits in supporting the sustainability of other ecosystems involved in it. Mangrove forests play an important role in stabilizing coastlines and helping to reduce the impact of natural disasters such as tsunamis and hurricanes. This study aims to determine the extent of mangrove cover in Klablim Vilage, Klaurung District. The method used in this research is line transect, which is carried out by making a perpendicular line to the land by making maps or plots. One of the advantages of using this method is that it is more efficient. This method is faster, requires less equipment, and requires fewer observers. The results of this study found the diversity of mangrove species in Klablim Village, Klaurung District, consisting of Rhizophora sp, Xylocarpus sp, Bruguier asp and Soneratia sp. The relative frequency of mangroves found in Klablim Village, Klaurung District, is Rhizophora sp 62.5%, Xylocarpus sp 12.5%, Bruguiera sp 12.5% ​​as well as Soneratia sp 12.5%. The relative density of mangroves found in Klablim Village, Klaurung District, for the species Rhizophora sp 68%, Xylocarpus sp 16%, Bruguierasp 8% and Soneratia sp 8%. The relative cover for Rhizophora sp species was 92.3%, Xylocarpus sp 5.11% species, Bruguiera sp 1.27% and Soneratia sp 1.27%.
Struktur komunitas bivalvia pada ekosistem mangrove di Kelurahan Kladufu Distrik Sorong Timur Tulende, Selviana; Siwabessy, Aldomoro; Tabalessy, Roger
INTEGRATED OF FISHERIES SCIENCE Vol 1 No 1 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ifs.v1i1.53

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komposisi jenis, kepadatan dan indeks bivalvia. Penelitian dilakukan di daerah mangrove Kelurahan Kladufu Distrik Sorong Timur. Dengan jumlah stasiun pengamatan III yaitu, pada daerah mangrove dekat pemukiman warga, daerah mangrove samping muara sungai dan daerah mangrove ujung pantai muara sungai. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode transek garis dan transek kuadrat kemudian di analisis. Hasil yang didapat adalah 6 jenis bivalvia, yaitu Polymesoda erosa yang terdapat pada stasiun I (15), II (23) dan III (1), Saccrostrea echinata yang terdapat pada stasiun II (50), Anadara granosa yang terdapat pada stasiun III (42), spesies yang belum dketahui terdapat pada stasiun III (3), Saccostrea cucullata yang terdapat pada stasiun III (30) dan Pilsbryoconcha exilis yang hanya terdapat pada stasiun II (1). Nilai kepadatan yang paling tinggi yaitu berjenis Saccostrea echinata dengan kepadatan mutlak 3,33 dan kepadatan relatif 67,56. Indeks keanekaragaman komunitas bivalvia berkisar antara 0–0, 52. Kisaran nilai tersebut menggambarkan bahwa komunitas bivalvia di kategorikan rendah. Indeks keseragaman yang di peroleh yaitu 0–0,51. Hal ini di kategorikan rendah. Indeks dominasi berkisar antara 0,0001–1. Kesimpulan yang di dapat yaitu, telah ditemukan 6 jenis bivalvia. Dari setiap jenis yang ditemukan, diperoleh kepadatan tertinggi pada jenis Saccostrea echinata. Keanekaragaman komunitas bivalvia berada dalam kondisi tidak stabil (parameter lingkungan dan substrat kurang mendukung). Indeks keseragaman yang di peroleh rendah artinya jenis bivalvia yang ditemukan pada tiap stasiun relatif seragam (variasi jenis yang ditemukan sangat rendah). Nilai dominasi mendekati 1 (C <0.5), mengindikasikan bahwa terdapat organisme tertentu yang mendominasi seperti Polymesoda erosa pada stasiun I saccostrea echinta pada stasiun II dan Anadara granosa pada stasiun III.