PT X adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi spring mattress. Permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah perusahaan berkeinginan untuk meningkatkan produktivitas lini produksi perakitan spring mattress dengan cara mengurangi cycle time. Perusahaan berkeinginan pula untuk mencapai target produksi sebesar 2.241 unit/periode. Berdasarkan hasil pengukuran, kapasitas efektif perakitan spring mattress sebesar 2.019 unit/periode dan cycle time sebesar 1.928,32 detik dengan persentase waste transportation sebesar 3,03%, waste waiting time sebesar 19,62%, serta waste overprocessing dan defect sebesar 3,45%. Metode value stream mapping digunakan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi pada proses produksi berdasarkan process activity mapping. Penerapan penggunaan alat Material Handling (MH), pengawasan dan pelatihan Standard Operating Procedures (SOP), serta line balancing dapat menghasilkan peningkatan kapasitas efektif perakitan spring mattress menjadi 2.281 unit/periode, sehingga target produksi (2.241 unit/periode) dapat tercapai, bahkan melebihi. Hal ini terjadi akibat penurunan cycle time menjadi sebesar 1.854,17 detik dengan persentase waste transportation sebesar 2,74%, waste waiting time sebesar 10,92%, serta waste overprocessing dan defect sebesar 0%. Dengan berkurangnya cycle time dan meningkatnya kapasitas produksi, PT X dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan, tanpa perlu investasi besar dalam fasilitas produksi baru.