This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Indonesia
Yakub, Ismail
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Makna Narasi dan Ilustrasi dari Perspektif Gender pada Buku Tematik Terpadu Siswa Kelas I Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Yakub, Ismail; Rahman, Nurhayati; Armin, Mardi Ardi
Cakrawala Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v9i1.1258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna narasi-narasi dan ilustrasi gender yang terdapat dalam buku tematik terpadu siswa kelas I pada kurikulum 2013 di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, dokumentasi dan catat. Dalam pengelolahan data menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Semantik dan Nature. Hasil menunjukkan Makna ilustrasi dan narasi dalam perpektif gender dapat berpengaruh dalam kegiatan belajar mengajar siswa pada buku tematik terpadu siswa kelas I pada kurikulum 2013 di sekolah dasar. Penggunaan metode yang tepat dan melibatkan semua siswa, pengelolaan kelas seperti pembagian tempat duduk wali kelas membagi secara acak tanpa melihat jenis kelamin dan prestasi siswa dan melakukan pergantian setiap bulan sekali agar siswa tidak merasa jenuh, dan pergaulan siswa khususnya yang terjadi di luar kelas terjadi interaksi antar siswa. Siswa laki-laki biasanya bermain dengan sesama gender sedangkan begitupula pada siswa perempuan yang bermain bersama teman perempuan untuk mempermudah para siswa memilih permainan yang siswa lakukan. Fator-faktor yang dapat memengaruhi perkembangan pendidikan dan karakter anak untuk menghindari bias gender dengan memperkenalkan pendidikan terhadap kesadaran gender terhadap anak-anak sejak dini, hal ini karena ditahun-tahun pertama kehidupan dan menanamkan nilai-nilai dan karakter yang dinilai baik di masyarakat.