Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diplomasi Indonesia Masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo di Isu Siber Citra Mahendra, Yustika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memaparkan salah satu praktek diplomasi kontemporer yang dilakukan oleh negara dengan isu siber. Penelitian ini diawali dengan memaparkan konteks siber sebagai salah satu fenomena yang terkait dengan perkembangan teknologi informasi internet yang mempengaruhi keamanan yang memungkinkan terdapatnya ancaman kejahatan berbasis siber atau disebut juga Cybercrime dalam permasalahan ini peran diplomasi sebuah negara menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan mengingat isu Cyber menjadi masalah Global. Permasalahan siber menjadi salah satu hirauan penting bagi sebuah negara mengingat aktivitas manusia saat ini erat kaitannya dengan dunia digital Pada data tim Indonesia Security Incident Responses on the Internet Infrastructure Coordinator Center mendapati kasus serangan siber sebanyak 205 juta serangan cyber pada tahun 2017. Penelitian ini mencoba mengulas praktek diplomasi siber yang dilakukan oleh Indonesia sebagai upaya peningkatan kapabilitas inptek dan inovasi di era pemerintahan Joko Widodo dengan memberikan gambaran komperhensif mengenai beberapa aspek seperti kepentingan nasional indonesia dalam isu siber, hal yang dilakukan pada agenda siber secara umum dan juga para aktor diplomasi yang melakukan aktivitas diplomasi ditulis dengan melakukan penjabaran dengan temuan pemetaan konteks siber dalam kepentingan negara Khususnya Indonesia di era Presiden Joko Widodo melalui aktivitas diplomasi dalam isu Cyber.
Sapa Posyandu: Implementasi Perekaman Medis Digital Posyandu Desa Kidal Abdullah, Muhammad Hafidh; Anggraeni, Destarika Nurrahma; Wajdi, Raia Malika; Putri, Fathiyah Mufarihah Salsabila; Khalifa Burhan, Omar; Citra Mahendra, Yustika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v6i1.5825

Abstract

Administrative services at village-level Posyandu generally still rely on conventional record keeping due to low digital literacy and limited infrastructure. This condition causes time inefficiency and increases vulnerability to the loss of residents' medical records. This community service program aimed to improve the effectiveness of health administration governance in Kidal Village through implementation of the SAPA Posyandu web application. The program used a six-stage intervention framework consisting of problem identification, system design, baseline measurement, mentoring implementation, comparative intervention evaluation, and preparation of a follow-up plan. The evaluation showed that the system reduced the average medical-recording time from 10.22 minutes to 1.34 minutes per patient, representing an 86.9% reduction. The system also increased cadres' sense of security regarding the risk of data loss. All cadres supported integration of the system into other Posyandu units, indicating good institutional technology acceptance. As a follow-up, the team planned periodic communication with Posyandu cadres and opened opportunities for collaboration with government and Posyandu units at the subdistrict level.