Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Yuridis Keberadaan Royalti Dalam Hak Cipta (Studi Ciptaan Lagu) Raihana, Raihana; Samosir, Mangaratua; Bambang, Bambang; Remon, Fhauzan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak cipta adalah elemen kunci dalam perlindungan karya intelektual dan kreatif. Salah satu aspek yang tak terpisahkan dari hak cipta adalah pemberian royalti kepada pencipta karya. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan royalti dalam hak cipta, dengan fokus khusus pada ciptaan lagu. Penelitian ini menjelaskan peran penting royalti dalam mendorong kreativitas dan inovasi dalam industri musik. Dalam konteks ini, kami menganalisis berbagai aspek, termasuk mekanisme perhitungan royalti, distribusi royalti kepada pencipta, pengaruhnya terhadap artis, dan dampaknya pada industri musik secara keseluruhan. Studi ini juga menggambarkan kerumitan dalam menentukan besaran royalti yang adil, mengingat perkembangan teknologi dan perubahan dalam model bisnis musik digital. Hal ini membuka pintu bagi diskusi mengenai perlunya pembaruan regulasi hak cipta dan pembagian royalti yang lebih adil kepada pencipta. Kami mengeksplorasi pandangan beragam dari para pemangku kepentingan, termasuk pencipta lagu, artis, perusahaan rekaman, platform streaming musik, dan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode normatif yuridis. Hasil penelitian ini menyoroti kompleksitas dalam mengelola hak cipta dan distribusi royalti dalam era digital, di mana pendapatan fisik dari penjualan album telah berkurang dan pendapatan dari streaming digital menjadi semakin dominan. Selain itu, studi ini juga membahas isu-isu seperti pembajakan musik, perlindungan hak cipta internasional, dan peran pihak ketiga dalam pengumpulan dan distribusi royalti.
Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Pada Bank Perkreditan Syariah Triana, Yeni; Lina, Lina; Marpaung, Rikardo; Samosir, Mangaratua; Nasution, Ahmad Khomeni; Keristian, Bambang; Ramon, Fhauzan; Arlenggo, Arlenggo; Tarigan, Jefri; Adri, M.; Juni, Juni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai bagian dari bisnis, terjadinya masalah seperti nasabah wanprestasi merupakan hal yang lumrah terjadi pada sebuah Lembaga Keuangan Syariah, termasuk juga pada perkara yang terjadi pada PT. BPRS Bakti Artha Sejahtera di pengadilan Agama sampang dengan nomor perkara Nomor: 01/Pdt.G.S/2019/PA.Spg. Hanya saja dalam penyelesaian sengketa tersebut setiap Lembaga Keuangan Syariah memiliki cara yang berbeda. Oleh sebab itu dalam artikel ini, penulis berusaha untuk menyajikan secara maksimal seperti apa dan bagaimana cara yang digunakan Penyelesaian poerkara wanprestasi di PT. BPRS Bakti Arta Serjahtera dalam upaya menyelesaikan sengketa akad pembiayaan Murobah dipengadilan Agama Sampang. Metodologi yang digunakan oleh Penulis adalah metodologi Normatif atas telaah undang- undang dan telaah beberapa peraturan turunan yang melatar belakangi metode yang di ambil yang berkaitan dengan kajian kasus-kasus dan telaah pustaka yang menjadi referensi lain yang terkait dengan putusan pengadilan yang dapat dijadikan landasan penelitian.
Analisis Yuridis Kegiatan Penanaman Kelapa Sawit Dalam Kawasan Hutan Produksi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Samosir, Mangaratua; Harahap, Irawan; Oktapani, Silm
SPEKTRUM HUKUM Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Spektrum
Publisher : PMIH Untag Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sh.v22i2.6587

Abstract

Pengukuhan kawasan hutan berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dilakukan melalui tahapan penunjukan, penataan batas, pemetaan, dan penetapan kawasan hutan. Namun dalam praktiknya, pengukuhan kawasan hutan produksi di Indonesia masih belum optimal. Kondisi ini menimbulkan berbagai persoalan hukum, terutama terkait keberadaan perkebunan kelapa sawit yang berkembang pesat dan sebagian berada dalam kawasan hutan. Data menunjukkan sekitar 3,37 juta hektar kebun kelapa sawit berada di dalam kawasan hutan, dengan sebagian besar berada di kawasan hutan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengukuhan hutan produksi serta menelaah status yuridis kegiatan penanaman kelapa sawit dalam kawasan hutan produksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan historis. Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuhan kawasan hutan harus melalui empat tahapan administratif agar memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Kawasan hutan yang hanya berstatus penunjukan belum memiliki kepastian hukum yang kuat. Secara yuridis, kegiatan penanaman kelapa sawit pada kawasan hutan produksi yang belum dikukuhkan tidak dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. Oleh karena itu, pemerintah perlu mempercepat proses pengukuhan kawasan hutan guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha.