Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Ayam Sebagai Adsorben Zat Warna Methyl Blue Dalam Larutan Eka, Eka; Andro, Dicky; Andreawan, Angger; Susilawati, Usi; Al Ahyar, Fahmi; Rafryanto, Ande Fudja; Indrayana, Andi Wahyu; Arramel, Arramel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Methyl Blue merupakan salah satu limbah tekstil yang dapat memberikan kontribusi terhadap pencemaran lingkungan dengan sifat karsinogenik dan mutagenik. Terdapat lebih dari 700.000 ton bahan pewarna yang diproduksi tiap tahun dengan 10.000 jenis pewarna dan sekitar 20% dari zat warna tekstil yang telah digunakan akan terbuang bersama limbah pada tahap pewarnaan (Haryono et al, 2021). Salah satu cara untuk menangani limbah tersebut adalah dengan cara adsorpsi menggunakan cangkang telur ayam. Cangkang telur ayam merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan sehingga mudah didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massa adsorben, waktu kontak dan pH terhadap adsorpsi Methyl Blue oleh cangkang telur ayam. Metode penelitian ini meliputi 3 tahap yaitu preparasi adsorben, adsorpsi, dan analisis Spektrofotometer UV-Vis. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa adsorben 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5; dan 3 gram, variasi waktu kontak 15; 30; dan 45 menit, dan variasi pH 1; 3; 5; dan 7. Hasil penelitian menunjukkan kondisi adsorpsi terbaik terjadi pada massa adsorben 3 gram, waktu kontak 30 menit dan pH 7 dengan efisiensi adsorpsi sebesar 92%.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi di Desa Sukarasa Susilawati, Usi; Cahyani, Luana Anggun; Sanjaya, Rizky Aditya; Febriano, Fajar; Akbar, Ridho Afdholi
Papanda Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v4i1.2380

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Di Desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, masih ditemukan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai stunting dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting melalui sosialisasi dan edukasi berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan, penyuluhan dengan media booklet dan infografis, simulasi pembuatan makanan tambahan bergizi lokal, serta pendampingan praktik di posyandu. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada tiga indikator utama, yaitu definisi stunting (dari 42,1% menjadi 88,6%), penyebab stunting (dari 36,5% menjadi 82,2%), dan cara pencegahan stunting (dari 39,8% menjadi 84,3%). Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan kader dalam pemantauan status gizi dan tumbuh kembang anak. Simpulan dari kegiatan ini menyatakan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap isu stunting. Kegiatan ini memiliki potensi untuk direplikasi dalam program posyandu rutin guna memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.