Hendrik, Hingrida Margarita Anastasia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Pelajaran Seni Budaya Untuk Meningkatkan nilai-nilai Multikultural Hendrik, Hingrida Margarita Anastasia; Saparso, Saparso; Murwani, Elika Dwi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan nilai-nilai multikultural siswa. Peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian siswa kelas 1 SD Kristen ABC Sentani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai indikator keberhasilan aspek nilai-nilai multikultural dari sebelum dan setelah dilaksanakannya metode Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Pelajaran Seni Budaya Dan Prakarya. Data awal hasil observasi menunjukkan sebanyak 55% atau 13 dari 24 siswa mulai menerima anggota kelompoknya, 38% mulai menerima dan menghargai pendapat anggota kelompoknya dan 35% mulai berbaur dengan anggota kelompoknya, namun belum mencapai kriteria ketuntasan indikator yang diharapkan yaitu 75%. Pada siklus pertama persentase rata-rata ketercapaian indikator menunjukkan peningkatan pada setiap indikator yaitu, 83%, 78% dan 81, persentase rata-rata ketercapaian indikator konsisten meningkat di siklus kedua yaitu menjadi 100%, 93%, dan 89%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) meningkatkan nilai-nilai multikultural siswa.
Hela keta and educational leadership in East Nusa Tenggara: an analysis of cultural practices Bernard Mbuik, Heryon; Hendrik, Hingrida Margarita Anastasia
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266888

Abstract

Educational leadership in many schools in East Nusa Tenggara, Indonesia, is often dominated by bureaucratic and hierarchical decision-making that limits teacher participation and school community collaboration. This study aims to analyze the core values of Hela Keta and develop a culturally based educational leadership model in the Timor context. A qualitative descriptive approach with a simple ethnographic design was employed. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with traditional leaders, principals, and teachers, and document analysis in Timor Tengah Selatan and Kupang. Participants were selected purposively to represent key stakeholders in school leadership and local cultural practices. Data were analyzed thematically through coding, categorization, and triangulation. Findings reveal that Hela Keta embodies values of reciprocity, solidarity, deliberation, and collective responsibility, shaping both symbolic and practical leadership. These values manifest in participatory decision-making, school community collaboration, and a value-based school culture. Based on these findings, a Hela Keta-based educational leadership model is proposed, offering a culturally responsive and values-oriented framework for school leadership. The model provides guidance for principals and policymakers in implementing leadership practices that respect local cultural norms while strengthening school governance. Future research can explore the application of this model in other culturally diverse educational settings to enhance its relevance and adaptability.