Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-LKPD Berbasis Kearifan Lokal Motif Batik Kota Serang dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Pristiwanti, Desi; Hendrayana, Aan; Nulhakin, Lukman
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1352

Abstract

This research is motivated by the lack of development of teaching media that refers to regional culture, the learning activities and media used have not been able to foster students' motivation to hone critical thinking skills. This study intends to produce LKPD based on local cultural wisdom values of Serang city batik motifs in improving critical thinking skills.this from of research used the R&D (Research and Development) method with the ADDIE (Analyzer, design, Development, Implementation, Evaluation) model development design. Samples were taken using random sampling techniques to collect 33 samples. The research design used one group pretest and posttest. Data collection techniques were carried out by giving critical thinking ability tests, conducting teacher interviews, and student response questionnaires. Student' critical thinking abilities have increased with an N-Gain value of 0,56 which is included in the medium category. The conclusion is that the E-LKPD liveworksheet based on local wisdom can be used as an alternative learning media including an effort to improve students' critical thinking skills on the richness of Indonesian culture material.
PERAN MUSIK ANGKLUNG DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH DASAR Pristiwanti, Desi; Jamaludin, Ujang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1254

Abstract

Kemampuan untuk mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain, sangat penting dalam proses pembelajaran, salah satunya adalah bagaimana mengelola dan meningkatkan kecerdasan emosional siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran musik angklung dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa dan sebagai bentuk implementasi pelestarian budaya daerah, Mengenalkan musik angklung sebagai kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran. Dimana dalam pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 sekolah dasar terdap at materi tentang keragaman budaya, mulai dari rumah adat, Bahasa, suku bangsa dan kesenian tradisional. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mengemukakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dengan analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Tujuan selanjutnya adalah bahwa dengan bermain musik angklung di sekolah dapat meningkatkan kecerdasan emosional siswa dengan baik. Hal ini terlihat adanya perubahan sikap perubahan emosi pada siswa menjadi lebih empati, sabar, disiplin, memupuk kerjasama dan kekompakan.
MISKONSEPSI PENYELESAIAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA KONSEP FPB DAN KPK SEKOLAH DASAR Pristiwanti, Desi; Yuhana, Yuyu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa peserta didik mengalami miskonsepsi terhadap materi FPB dan KPK. Serta akan semakin rumit jika miskonsepsi pada murid itu tidak segera ditangani, dan hal ini juga akan mempengaruhi semangat maupun motivasi siswa dalam belajar. Peneliatan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi yang di alami oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita FPB dan KPK. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Serang 10 Kota Serang Banten, subjek adalah siswa kelas V dengan jumlah murid 31. Studi peneliti ini menggunakan metode tes, serta wawancara. Setelah memiliki data yang valid dan mengidentifikasi sumber miskonsepsi, penelitian ini dilanjutkan dengan mewawancarai guru wali kelas dari hasil tersebut terlihat bahwa terdapat miskonsepsi konsep, miskonsepsi sistematika, dan miskonsepsi hitung. Miskonsepsi terjadi karena salah pemahaman hitung, yaitu saat menjawab hasil FPB dan KPK atau menentukan hasil akhir. Penyebab miskonsepsi adalah siswa dan metode pengajaran mereka. Untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang FPB dan KPK, maka dapat menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan praktis.