Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Hamil dalam Melakukan Perawatan Payudara Di Klinik Romana Tahun 2023 Saragih, Helinida; Pakpahan, Rotua E; Marbun, Ave Maria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8789

Abstract

Perawatan payudara merupakan suatu bagian perawatan penting yang harus diperhatikan saat persiapan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Hal ini dikarenakan payudara merupakan organ tubuh penghasil ASI, oleh karena itu harus dilakukan perawatan payudara sedini mungkin pada ibu hamil. Pengetahuan tentang perawatan payudara merupakan hasil pengindraannya terhadap informasi-informasi yang berhubungan dengan perawatan payudara. Sikap tentang perawatan payudara merupakan reaksi atau respon seseorang terhadap tindakan perawatan payudara yang dilakukannya selama masa kehamilan. Tindakan perawatan payudara merupakan perlakuan yang dilakukan pada saat perawatan payudara sesuai dengan SOP (Standar Operasioal Prosedur). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Hamil dalam melakukan Perawatan Payudara di Klink Romana tahun 2023. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan metode pengambilan sampel Total Sampling sebanyak 39 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner perawatan payudara. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa dari 39 responden ibu hamil terdapat sebagian besar pengetahuan cukup dengan presentase 66,7% dan berpengetahuan baik dengan presentase 33,3%. Sikap Ibu hamil seluruhnya adalah positif yaitu 100%. Tindakan Ibu hamil dalam melakukan perawatan payudara mayoritas dilakukan dengan presentase 89,7 % dan yang tidak melakukan tindakan perawatan payudara sebesar 10,3%. Kesimpulan : Bahwa gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan dalam melakuakan perawatan payudara memiliki pengetahuan yang cukup, sikap yang positif dan tindakan perawatan payudara mayoritas dilakukan. Diharapkan bagi ibu hamil sebagai responden agar lebih mengetahui dan memiliki keinginan untuk melakukan tindakan perawatan payudara.
Karakteristik Resiko Luka Tekan Menggunakan Skala Braden Pada Pasien Di Rumah Sakit Sant Elisabeth Medan Rajagukguk, Angel; Sembiring, Friska; Pakpahan, Rotua E; Tumanggor, Lilis S
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13311

Abstract

Latar Belakang: Luka tekan terjadi akibat cedera pada jaringan lunak yang muncul karena tekanan atau gesekan yang terus-menerus diarea tubuh dengan tonjolan tulang. Cedera disebabkan oleh gangguan aliran darah ke jaringan, yang dikenal sebagai iskemia, akibat adanya tekanan yang berlangsung dalam waktu lama. Pasien dengan lama tirah baring akan berisiko mengalami kerusakan pada kulit akibat tekanan yang berkelanjutan, atau kurangnya pergerakan. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya luka tekan. Jika tidak ditangani dengan tepat, luka tekan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti kerusakan jaringan kulit, peradangan jaringan lunak (selulitis), gangren, hingga sepsis yang bisa berakibat kematian. Prevalensi penderita luka tekan pada pasien tirah baring lama masih tinggi di dunia berkisar 1-56%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pasien dengan resiko luka tekan. Metode: Jenis penelitan ini bersifat deskriptif yang dilaksanakan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Sampel adalah pasien bedrest sebanyak 32 orang, diperoleh dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa karakteristik luka tekan menggunakan braden scale bahwa persepsi sensori ditemukan dengan resiko tinggi sebanyak 46.9%, kelembaban ditemukan lebih banyak dengan risiko ringan 68.8%, aktivitas dengan mayoritas denga risiko berat sebanyak 100.0%, mobilitas dengan risiko tinggi sebanyak 68.8%, untuk nutrisi mayoritas dengan risiko sedang sebanyak 90.6%, serta gesekan dan pergeseran dengan risiko tinggi sebanyak 62.5%. Kesimpulan: Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa resiko luka tekan di Rumah Sakit Elisabeth Medan Tahun 2024 dalam kategori resiko tinggi. Adapun tindakan pencegahan yaitu diberikan perubahan posisi miring kanan dan miring kiri selama 2 jam sekali