Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konflik Gender terhadap Perilaku Mencari Bantuan dengan Stigma Diri sebagai Variabel Mediasi Ghozali, Caesar Mukti Al; Astuti, Sri Wahyuning
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 2 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY JULY
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i2.257

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh konflik gender terhadap perilaku mencari bantuan di Indonesia, dengan stigma diri sebagai variabel mediasi. Berdasarkan teori Konflik Peran Gender oleh O'Neil (1981), Paradigma Ketegangan Peran Gender oleh Pleck (1981), teori stigma diri oleh Corrigan dan Watson (2002), serta teori perilaku mencari bantuan oleh Barker (2007), penelitian ini mengeksplorasi dampak norma maskulinitas tradisional terhadap kecenderungan pria mencari bantuan psikologis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melalui kuesioner pada 145 pria dewasa anggota R Fitness Gym di Surakarta. Analisis data dilakukan menggunakan uji t, uji F, dan uji Sobel untuk menguji hubungan antara konflik gender, stigma diri, dan perilaku mencari bantuan. Hasil menunjukkan bahwa konflik gender berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku mencari bantuan (t = -10.240, p 0.05) dan positif signifikan terhadap stigma diri (t = 10.636, p 0.05). Stigma diri juga berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku mencari bantuan (t = -9.837, p 0.05). Uji Sobel mengonfirmasi bahwa stigma diri memediasi pengaruh konflik gender terhadap perilaku mencari bantuan (p = 0.00002714). Temuan ini mengungkap bahwa norma maskulinitas tradisional yang menekankan ketangguhan dan kemandirian meningkatkan stigma diri pada pria, yang kemudian menghalangi mereka mencari bantuan psikologis.