Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Faktor Kognitif, Sosial, dan Teknikal Mahasiswa terhadap Efektivitas Chatbot AI dalam Perkuliahan Febriananta, Elsa; Azhari, Fairuz Azka; Malik, Ghifari; Haniva, Mohamad Rayhan; Maesaroh, Syti Sarah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kognitif, sosial, dan teknikal oleh mahasiswa dalam menggunakan Chatbot AI terhadap proses pembelajarannya di perkuliahan. Chatbot Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, Bing, dan sebagainya semakin populer sebagai alat bantu belajar, tetapi masih belum banyak penelitian yang meneliti apakah faktor kognitif, sosial, dan teknikal yang dimiliki mahasiswa memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini melibatkan 340 mahasiswa yang pernah menggunakan Chatbot AI dalam perkuliahan dari berbagai jurusan dan kampus. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan memilih sampel secara acak (simple random sampling) dari populasi mahasiswa. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, analisis korelasi, dan pemodelan regresi untuk melihat hubungan antara efektivitas AI dengan faktor kognitif, sosial, dan teknikal mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki hubungan positif dengan efektivitas AI. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi tingkat kognitif, sosial, dan teknikal mahasiswa, semakin efektif pula mereka dalam menggunakan Chatbot AI.
ANALYZING STUDENTS’ EXPERIENCE IN LMS SPOT UPI USING THE UEQ Azhari, Fairuz Azka; Asep Nuryadin; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 12 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v12i1.4247

Abstract

Abstract: The rapid expansion of digital learning environments has increased students’ reliance on Learning Management Systems (LMS), including SPOT UPI. However, limited studies have examined the platform’s overall user experience across all User Experience Questionnaire (UEQ) dimensions. This study aims to evaluate the user experience (UX) of SPOT UPI, identify its strengths and weaknesses, and provide recommendations for system improvement. A quantitative-dominant mixed-method design was applied, involving 81 student respondents for the UEQ survey and two participants for follow-up semi-structured interviews selected through purposive sampling. The UEQ data were analyzed to generate mean scores for six UX dimensions, while interview data were thematically analyzed to support the interpretation of quantitative findings. The results indicate that Perspicuity (1.05) and Efficiency (0.78) achieved the highest scores, reflecting adequate clarity and functionality. In Contrast, Stimulation (0.50) and Novelty (-0.15) were the lowest, indicating limited engagement and innovation. Overall, pragmatic quality (0.84) outperformed hedonic quality (0.17), suggesting that users value functionality more than enjoyment. In conclusion, SPOT UPI is generally usable but lacks aesthetic appeal, emotional engagement, and innovative features, highlighting the need for interface redesign and performance optimization to enhance the overall learning experience. Keywords: learning management system; user experience; user experience questionnaire Abstrak: Perkembangan pembelajaran digital membuat mahasiswa semakin bergantung pada Learning Management System (LMS), termasuk SPOT UPI. Meski digunakan secara luas, evaluasi pengalaman pengguna secara komprehensif berdasarkan seluruh dimensi User Experience Questionnaire (UEQ) masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi user experience (UX) pada SPOT UPI, mengidentifikasi keunggulan dan kelemahannya, serta memberikan rekomendasi perbaikan sistem. Penelitian menggunakan desain penelitian mixed-method dominan kuantitatif, melibatkan 81 responden pada survei UEQ dan dua partisipan pada wawancara semi-terstruktur yang dipilih melalui purposive sampling. Data UEQ dianalisis untuk memperoleh nilai rata-rata pada enam dimensi UX, sedangkan data wawancara dianalisis secara tematik untuk memperkaya interpretasi temuan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa Perspicuity (1,05) dan Efficiency (0,78) menjadi dimensi dengan skor tertinggi, mencerminkan bahwa SPOT UPI mudah dipahami dan cukup membantu dalam menyelesaikan tugas. Sebaliknya, Stimulation (0,50) dan Novelty (-0,15) memperoleh skor terendah, menandakan rendahnya tingkat keterlibatan dan inovasi yang dirasakan pengguna. Secara keseluruhan, pragmatic quality (0,84) lebih tinggi dibandingkan hedonic quality (0,17), menunjukkan bahwa pengguna lebih mengutamakan aspek fungsional daripada kenyamanan emosional. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa SPOT UPI sudah layak digunakan secara fungsional, tetapi masih memerlukan peningkatan pada interface, pengalaman visual, dan fitur inovatif agar dapat memberikan pengalaman belajar digital yang lebih menarik dan optimal. Kata kunci: learning management system; pengalaman pengguna; user experience questionnaire