Maintenance pada sistem BPJS Kesehatan merupakan permasalahan yang berdampak langsung terhadap kelancaran proses pendaftaran pasien rawat jalan. Selama melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang, ditemukan beberapa kendala, seperti kesalahan dalam proses verifikasi kepesertaan, gagalnya penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (SEP), serta keterlambatan input data pelayanan ke dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Situasi ini menyebabkan waktu tunggu pasien menjadi lebih lama dan menurunkan efisiensi kerja petugas. Tujuan dari kegiatan ini adalah menganalisis dampak maintenance sistem BPJS Kesehatan serta mengupayakan perbaikan pelayanan dengan menerapkan siklus Plan, Do, Check, Action (PDCA). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan petugas pendaftaran, dan diskusi kelompok fokus (FGD). Hasil menunjukkan bahwa evaluasi alur pelayanan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) alternatif dapat membantu petugas menjaga kelancaran pelayanan saat ada maintenance sistem. Selain itu, peningkatan kerja sama dan komunikasi rutin dengan BPJS Kesehatan serta sosialisasi SOP kepada petugas berkontribusi dalam mengurangi dampak maintenance sistem. Kesimpulannya, penerapan PDCA dan SOP yang fleksibel sangat efektif dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan meskipun menghadapi kendala sistem eksternal.