Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Shaping Problem-Focused Coping in Blind Students Satwika, Yohana Wuri; Al Hajjar, Firdausy; Zahra, Nashwa Afifa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13444

Abstract

Mahasiswa tunanetra memiliki kesulitan dan persoalan layaknya mahasiswa reguler lainnya dalam masa perkuliahan. Dalam proses penyelesaian permasalahan tentunya terdapat faktor pembentuk individu dalam mengambil sebuah keputusan dalam penyelesaian masalah. Penelitian ini berfokus pada faktor – faktor pembentuk problem focused coping mahasiswa tunanetra dengan kriteria responden yaitu mahasiswa tunanetra yang pernah mengalami suatu persoalan dan mampu menghadapinya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semistruktural bersama kedua subjek dan orang terdekat yang relevan. Hasil data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian mengungkap pembentukan coping dalam menyelesaikan masalah pada subyek dipengaruhi oleh dua hal yakni dua faktor yakni faktor individu dan lingkungan. Responden dalam penelitian ini menunjukkan adanya faktor pembentuk coping yang baik dalam menghadapi permasalahan. Faktor individu berupa kesehatan mental, kepribadian, keterampilan dalam memecahkan masalah, serta kematangan emosional. Faktor lingkungan berupa dukungan sosial yang sangat penting bagi kedua subjek dalam menghadapi permasalahan yang ada, dan juga sistem budaya serta jenis kelamin yang dapat membedakan subjek dalam membentuk coping.
Exploring the Impact of Maternal Rejection on Emerging Adult Women Zahra, Nashwa Afifa; Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p440-450

Abstract

An insecure mother–daughter relationship resulting from maternal rejection can have long-term effects on the psychological development of emerging adult women. However, in-depth understanding based on subjective experiences remains limited. This study aims to explore the impact of maternal rejection through the lens of IPARTheory, focusing on how experiences of perceived rejection are interpreted, internalized, and carried into adulthood in this context. A qualitative phenomenological study was conducted with five women aged 20–30 years through semi-structured interviews and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Maternal rejection was interpreted as an insecure relational experience that affects relational conflict, ongoing internal conflict, physical condition, and parenting patterns, accompanied by the development of adaptive strategies by the participants. These findings underscore the significance of maternal rejection as a relational factor with enduring effects and highlight its importance in the context of psychological development and intervention. Abstrak Hubungan ibu–anak perempuan yang tidak aman akibat penolakan maternal dapat memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan psikologis wanita dewasa muda. Namun, pemahaman mendalam berdasarkan pengalaman subjektif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penolakan maternal melalui lensa Teori IPAR, dengan fokus pada bagaimana pengalaman penolakan yang dirasakan diinterpretasikan, diinternalisasi, dan dibawa hingga dewasa dalam konteks ini. Penelitian fenomenologis kualitatif dilakukan dengan lima wanita berusia 20–30 tahun melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Analisis Fenomenologis Interpretatif (IPA). Penolakan maternal diinterpretasikan sebagai pengalaman relasional yang tidak aman yang memengaruhi konflik relasional, konflik internal yang berkelanjutan, kondisi fisik, dan pola pengasuhan, disertai dengan perkembangan strategi adaptif oleh para peserta. Temuan ini menekankan pentingnya penolakan dari ibu sebagai faktor hubungan yang memiliki efek jangka panjang dan menyoroti pentingnya hal ini dalam konteks perkembangan psikologis dan intervensi.