Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Self Management Penderita Diabetes Melitus Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Harapan Pematangsiantar Tahun 2023 Saragi, Juniarti; Simanullang, Murni Sari; Ginting, Friska Sri Handayani Br
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15187

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan dengan mengontrol kadar gula darah untuk dapat mencegah komplikasi yang terjadi. Komplikasi diabetes melitus dapat diminimalisir jika penderita diabetes mellitus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup mengenai self management diabetes mellitus. Self management diabetes mellitus dalam hal ini meliputi Menejemen glukosa, Kontrol diet, aktivitas fisik, dan perawatan kesehatan. Rancangan penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui self management penderita diabetes mellitus di poli penyakit dalam rumah sakit harapan pematangsiantar. Responden dalam penelitian ini berjumlah 95 orang dengan kriteria pasien yang mengalami Diabetes Melitus. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 95 orang responden penderita diabetes melitus terdapat 69 orang responden (72.6%) memiliki Self Management yang sedang dan sebanyak 1 orang responden (1.1%) memiliki Self Management yang buruk. Disarankan bagi Pasien Diabetes Melitus agar responden dapat meningkatkan self management supaya responden lebih bersikap mandiri dalam segala urusannya dan tidak mudah bergantung dengan orang lain dan tidak merasa menjadi beban bagi keluarga dan teman.
Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Siallagan, Ance M; Simanullang, Murni Sari; Sinaga, Sonita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13093

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan adalah suatu perasaan takut dan khawatir yang berlebihan yang dialami pada pasien yang menjalani hemodialisa. Pasien yang menjalani hemodialisa yang mengalami kecemasan akan mengalami tanda-tanda vital yang meningkat, termasuk gugup, tremor, dan panik. Hemodialisa menyebabkan stres fisik dan psikologis, seperti kecemasan, yang mengganggu fungsi neurologi seperti penurunan konsentrasi, tremor diorientasi. Prevalensi penyakit GGK di indonesia diperkirakan mencapai 3,8%.Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan  pasien yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan rancangan desktiptif dengan populasi yaitu seluruh pasien yang menjalani hemodialisa. Adapun sampel penelitian ini sejumlah 55 orang menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zung Self-Rating Scale (ZSAS).Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa responden pada usia lebih rentan pada usia 55 tahun dengan lama hemodialisa yaitu 23 bulan, pada jenis kelamin laki-laki sebanyak (67.3%), pada pendidikan lebih banyak pendidikan SMA/SMK (45.5%), pada pekerjaan lebih banyak wiraswasta sebanyak (36.4%), pada tingkat kecemasan lebih banyak pada kategori kecemasan berat sebanyak 19 responden (34.5%). Kesimpulan : Hasil penelitian disimpulkan bahwa Sebaiknya kepada pasien agar menerapkan teknik tarik nafas dalam pada saat menjalani terapi cuci darah sehingga dapat mengurangi kecemasan yang dialami