Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Peningkatan Kompetensi Penanganan Stunting Dengan Perilaku CaringKADER POSYANDU DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI PENANGANAN STUNTING DENGAN PERILAKU CARING: Pengabdian Tri Widiyaningsih; Agus Hariono; Emiliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.449

Abstract

Peran preceptor sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas mahasiswa keperawatan ketika praktik di wahana praktik serta berperan dalam membantu menyesuaikan diri saat menjalankan tugas dalam memenuhi asuhan keperawatan klien dengan perilaku caring. Penyamaan persepsi dalam bimbingan praktik dapat dilakukan dengan metode pelatihan oleh pembimbing klinik. Pencapaian pembimbing klinik yang berkualitas tidak cukup hanya dengan bekal teori yang diperoleh dalam kelas saja, tetapi memerlukan bimbingan praktik nyata yang terkelola dengan baik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu Kader kesehatan berjumlah 15 orang yang berada di Desa Kedabang Sintang. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini penting dengan tujuan menambah pengetahuan pembimbing klinik dalam membimbing mahasiswa keperawatan agar tercapai kompetensi yang diharapkan. Dengan meningkatnya pengetahuan preceptor diharapkan akan terpenuhinya asuhan keperawatan yang berkualitas yang diberikan kepada klien dan mutu pelayanan kesehatan juga akan mengalami peningkatan. Pengabdian masyarakat akan dilaksanakan selama 12 bulan dari mulai kontrak, perizinan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan, pengumpulan dan publikasi. Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini sebagai rujukan program peningkatan pengetahuan preceptor terhadap kualitas sumber daya manusia khususnya mahasiswa keperawatan sehingga pada saat melakukan asuhan keperawatan kepada klien akan dilakukan sepenuhnya dengan perilaku caring.